Dua Pelaku Penyerangan di Sumba Barat Daya Dibekuk Polisi, Empat Pelaku Lain Termasuk Anak Kandung Korban Masih Buron
digtara.com - Aparat Polres Sumba Barat Daya mengindentifikasi enam orang pelaku penyerangan hingga pengeroyokan yang menyebabkan korban LLB alias Laurensius (64) meninggal dunia.
Baca Juga:
PPD alias Paulus (26) dan FDW alias Ferdi (21) yang merupakan warga Kampung Bulu Kogha, Desa Kawangohari, Kecamatan Kodi.
DDT alias Daniel (36) dan NRM alias Novan (20) yang merupakan warga Kampung Bali Rama, Desa Kawangohari, Kecamatan Kodi.
DDW dan PPD merupakan adik kakak yang juga anak kandung korban dari istri kedua. Sementara Novan merupakan cucu korban dari istri kedua.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Sumba Barat Daya dan tim dari Polsek Kodi berupaya mencari para pelaku.
Baca Juga:Pada Minggu (4/10/2026), polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku masing-masing NRM alias Novan dan FDW alias Ferdi.
Sedangkan pelaku lainnya termasuk dua anak kandung korban masih dalam pengejaran/pencarian.
"Sudah diamankan dua orang pelaku. Kami masih cari empat orang pelaku lainnya termasuk anak kandung korban dari istri kedua," ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam, SH pada Minggu siang.
Kedua pelaku yang sudah diamankan tersebut dibawa dan diserahkan ke unit Pidum Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya untuk dimintai keterangannya terkait kejadian tersebut.
Polisi juga mengamankan barang-barang yang terkait dengan tindak pidana ini yakni dua buah batu gunung, satu potong baju kemeja lengan warna hijau lumut, satu potong celana pendek warna hitam.
Jenazah korban juga dibawa ke Puskemas Kori untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.
Kondisi korban diperiksa oleh petugas Puskesmas Kawango Hari, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Korban mengalami luka robek pada tangan kiri, kepala bagian belakang kanan, telinga bagian kiri bawah tembus tengkorak tulang leher.
Juga luka pada tengkuk, luka robek pada punggung kanan atas, daerah punggung tengah, pinggang bagian tengah dan luka pada belikat kiri sampai bawah ketiak.
Baca Juga:Penyerangan yang mengakibatkan korban Laurensius meninggal dunia terjadi di Bulu Kogha, Desa Kawango Hari, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya pada Sabtu. 3 Oktober 2026 sekitar pukul 14.30 Wita.
Korban sendiri memiliki dua orang istri. Dua dari enam pelaku merupakan anak dari korban dengan istri kedua serta satu orang cucu.
Diduga sebelumnya terjadi salah paham antara anak istri pertama dengan anak dari istri kedua korban.
Puncaknya pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sekira pukul 14.30 wita korban dan Rosalia Ina Mete (anak istri pertama) sedang duduk di belakang rumah korban.
Tiba-tiba datang para pelaku dari arah belakang rumah tersebut yang berjumlah kurang lebih enam orang.
Empat Lapak di Pasar Marunggela-Ngada Terbakar
Pemuda di Belu-NTT Tikam Hingga Tewas Pria Diduga Pacar Ibunya
Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim
Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami
Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia