Senin, 21 September 2026

Sempat Hilang Kontak, Nelayan Ayah dan Anak Asal Sikka Ditemukan Selamat di Sekitar Pulau Palue

Imanuel Lodja - Senin, 21 September 2026 06:45 WIB
Sempat Hilang Kontak, Nelayan Ayah dan Anak Asal Sikka Ditemukan Selamat di Sekitar Pulau Palue
ist
Ayah dan anak saat ditemukan selamat setelah hilang kontak

digtara.com -Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua nelayan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merupakan ayah dan anak, setelah sebelumnya mengalami hilang kontak saat dalam perjalanan menuju Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga:

Informasi mengenai hilang kontaknya kedua nelayan tersebut diterima Kantor SAR Maumere pada Sabtu, 19 September 2026 petang sekitar pukul 16.50 WITA dari pihak keluarga.

Kedua nelayan diketahui berangkat dari Pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka, pada Jumat, 18 September 2026 pukul 14.05 WITA dengan tujuan Pulau Karumpa.

Keduanya diperkirakan tiba di Pulau Karumpa, Sulawesi Selatan pada pukul 22.00 WITA.

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan bahwa pihak keluarga masih sempat berkomunikasi dengan kedua nelayan pada Jumat, 18 September 2026 pukul 16.10 WITA.

"Dalam komunikasi terakhir, posisi kedua nelayan diketahui berada di sekitar Perairan Pulau Palue. Setelah komunikasi tersebut, nomor telepon keduanya tidak dapat lagi dihubungi hingga informasi diterima oleh Kantor SAR Maumere," jelas Fathur Rahman.

Baca Juga:
Kantor SAR Maumere mengerahkan KN SAR Puntadewa 250 dan RIB (Rigid Inflatable Boat) Kantor SAR Maumere, bersama unsur SAR Gabungan, untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap kedua nelayan.

Kantor SAR Maumere juga melakukan koordinasi dengan SROP Maumere, para nelayan di wilayah Palue dan pulau-pulau di Kabupaten Sikka, serta nelayan di wilayah Pulau Madu dan Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, guna memperoleh informasi terkait keberadaan kedua nelayan.

Setelah dilakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua nelayan dalam keadaan selamat.

Pada Minggu, 20 September 2026 pukul 12.18 WITA, Tim SAR Gabungan yang menggunakan KN SAR Puntadewa dan RIB Kantor SAR Maumere melihat sebuah kapal beserta dua orang nelayan yang sedang terombang-ambing di sekitar perairan antara Pulau Sukun dan Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Lokasi penemuan tersebut pada koordinat 8° 7'46.38"S - 121°55'47.04"E, sekitar 33,3 nautical mile dari Pelabuhan Wuring Maumere.

Tim SAR Gabungan kemudian bergerak mendekati kapal tersebut untuk melakukan pengecekan.

Setelah dilakukan identifikasi, dipastikan bahwa dua nelayan tersebut merupakan Ahmad Junaidi (55) dan anaknya, Jiar Junaidi Mendome (16), yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak.

"Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa kedua nelayan tersebut merupakan ayah dan anak yang sedang dalam pencarian. Selanjutnya, keduanya dievakuasi ke KN SAR Puntadewa dalam keadaan selamat, meskipun mengalami sedikit lemas dan dehidrasi," terang Fathur Rahman.

Sementara itu, kapal milik kedua nelayan diamankan dengan cara diikat pada rompon yang berada di sekitar lokasi penemuan.

Selanjutnya, pada pukul 17.15 WITA, Tim SAR Gabungan bersama kedua korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Wuring, Maumere.

Baca Juga:
Setibanya di Pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka, kedua korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Maumere menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan operasi pencarian.

"Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi seluruh unsur SAR Gabungan, serta dukungan masyarakat dan para nelayan yang turut membantu memberikan informasi selama proses pencarian. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat hingga kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat," tandas Fathur Rahman.

Dengan telah ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat dan diserahterimakan kepada pihak keluarga, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan ditutup.

Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan, antara lain Rescuer Kantor SAR Maumere, Kru KN SAR Puntadewa 250, anggota Ditpolairud Polda NTT, Lanal Maumere, Satpolairud Polres Sikka, SROP Maumere, nelayan Sikka dan Pulau Karumpa serta keluarga korban

Kedua korban Ahmad Junaidi (55) dan anaknya Jiar Juanaidi Mendome (16) merupakan warga Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Cegah Peredaran Barang Terlarang Dalam Lapas, Polisi-TNI dan Lapas Sikka Razia Kamar WBP

Cegah Peredaran Barang Terlarang Dalam Lapas, Polisi-TNI dan Lapas Sikka Razia Kamar WBP

Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan

Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan

Dua Pelaku Pencurian Kabel Gardu PLN di Sikka-NTT Diamankan Polisi

Dua Pelaku Pencurian Kabel Gardu PLN di Sikka-NTT Diamankan Polisi

Api Lahap Lima Hektar Lahan di Kawasan Pesisir Bandara Maumere-Sikka

Api Lahap Lima Hektar Lahan di Kawasan Pesisir Bandara Maumere-Sikka

Gubernur NTT Tinjau Kondisi Pulau Palue dan Beri Bantuan Bagi Warga Korban Gempa

Gubernur NTT Tinjau Kondisi Pulau Palue dan Beri Bantuan Bagi Warga Korban Gempa

Komentar
Berita Terbaru