Ditlantas Polda NTT Peduli Petugas Kebersihan, Anak Panti Asuhan, Penggali Kubur Hingga Ojol Lewat Bingkisan HUT Polantas
digtara.com -Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTT menunjukkan kepeduliannya pada masyarakat dengan menyambangi kelompok masyarakat yang selama ini bekerja di tengah aktivitas warga.
Baca Juga:
- Divonis Bebas Dalam Kasus Pidana, Anggota Polri Gugat Polda NTT Rp 750 Juta Namun Gugatan Ditolak PN Kupang
- Kerusakan Mapolres Sumba Barat Mulai Diperbaiki, Polisi Tindak Tegas Pelaku Tindak Kriminal
- Sempat Dibawa ke Mako Polres Sumba Barat, Jenazah Residivis Korban Penembakan Dibawa Pulang Keluarga
Kegiatan dipimpin Direktur Lantas Polda NTT, Kombes Pol Eva Guna Pandia didampingi Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda NTT, AKP Firamudin bersama jajaran.
Mereka menyasar petugas kebersihan, penggali kubur hingga puluhan driver ojek online (ojol) dan anak panti asuhan.
Lima petugas kebersihan yang sehari-hari menjaga kebersihan di sekitar Kelurahan Fontein, Kota Kupang menjadi penerima pertama.
Bantuan juga diberikan kepada penggali kubur di RT 11/RW 4, Kelurahan Solor, diantaranya Is Hayon, Angky Balawa, Gazali Abdullah dan Faizal Buda.
Baca Juga:Tak hanya itu. Belasan driver ojol yang mangkal di Jalan Pemuda, Kelurahan Kuanino, juga menjadi sasaran bakti sosial tersebut.
Bantuan juga diserahkan Dirlantas Polda NTT dan jajaran ke Panti Asuhan Generasi Pengubah di Kelurahan Belo, Kecamatan
Pemberian bantuan juga kepada masyarakat kurang mampu sebanyak lima paket di Kelurahan Fatukoa yakno David Ramein, Oktovianus Banunaek, Epy Sae, Benediktus Tamonob dan Stanis Sadik.
Di sela penyerahan bantuan kepada Ojol, Kombes Eva mengingatkan para pengemudi ojol agar tetap mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas.
Menurutnya, aktivitas masyarakat yang tinggi di jalan harus diimbangi dengan kesadaran tertib berlalu lintas.
Ia mengatakan, kecelakaan lalu lintas tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga membawa beban moril bagi semua pihak. Karena itu, keselamatan harus menjadi perhatian bersama.
"Ketika terjadi kecelakaan kita memiliki beban moril. Untuk itu, ayo kita jaga keselamatan berlalu lintas dengan menaati aturan berlalu lintas," pesannya.
Eva menjelaskan, bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyongsong HUT Polantas atau Hari Lalu Lintas Bhayangkara yang diperingati setiap 22 September.
Menurut dia, momentum HUT Polantas tidak hanya diisi dengan kegiatan internal kepolisian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Baca Juga:"Polisi hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya pada perayaan HUT Polantas untuk memberikan rasa aman dan nyaman," ujarnya.
Selain menyambangi petugas kebersihan, penggali kubur dan ojol, Ditlantas Polda NTT juga mengunjungi Panti Asuhan Generasi Penerus Sikumana.
Sehari sebelumnya, jajaran Ditlantas Polda NTT juga melakukan anjangsana ke rumah sejumlah pensiunan Polri dan ASN yang telah purna tugas.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban serta keselamatan dalam berlalu lintas.
Menurutnya, perhatian tersebut menjadi bentuk kepedulian polisi terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di jalan.
"Bagi kami ini sangat berarti. Bukan hanya bantuan sembakonya, tetapi perhatian dari polisi kepada kami para ojol. Kami merasa diperhatikan dan dihargai," ujar Emon.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan hubungan antara polisi dengan para pengemudi ojol semakin dekat. Emon juga mengaku siap mendukung imbauan kepolisian untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
"Kami juga akan berusaha tertib di jalan. Keselamatan penting karena setiap hari kami bekerja dan mencari nafkah di jalan," katanya.
Baca Juga:
Divonis Bebas Dalam Kasus Pidana, Anggota Polri Gugat Polda NTT Rp 750 Juta Namun Gugatan Ditolak PN Kupang
Kerusakan Mapolres Sumba Barat Mulai Diperbaiki, Polisi Tindak Tegas Pelaku Tindak Kriminal
Sempat Dibawa ke Mako Polres Sumba Barat, Jenazah Residivis Korban Penembakan Dibawa Pulang Keluarga
Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak
Oknum Guru di Kota Kupang Diamankan Polisi Karena Rekam Mahasiswi Saat Mandi