Rabu, 09 September 2026

Api Lahap Lima Hektar Lahan di Kawasan Pesisir Bandara Maumere-Sikka

Imanuel Lodja - Rabu, 09 September 2026 13:35 WIB
Api Lahap Lima Hektar Lahan di Kawasan Pesisir Bandara Maumere-Sikka
istimewa
Api Lahap Lima Hektar Lahan di Kawasan Pesisir Bandara Maumere-Sikka

digtara.com -Kobaran api menghanguskan hamparan vegetasi kering di kawasan pesisir Bandara Frans Seda Maumere, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Selasa (8/9/2026) siang.

Baca Juga:

Kebakaran diperkirakan melahap sekitar lima hektare lahan dan berlangsung cepat akibat hembusan angin kencang sehingga membuat api dengan mudah merambat dari satu titik ke titik lainnya.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.20 Wita setelah petugas Pospam KP3 Udara menerima informasi dari petugas Bandara Frans Seda melalui sambungan telepon mengenai munculnya kebakaran di area pinggir bandara.

Tanpa menunggu waktu lama, personel kepolisian bersama petugas bandara bergerak menuju lokasi.

Saat tiba di sekitar titik kebakaran, kepulan asap tebal terlihat membubung dari kawasan yang dipenuhi rumput ilalang dan daun-daun kering. Api telah menjalar cukup luas dan terus bergerak cepat mengikuti arah angin.

Situasi tersebut membuat upaya pemadaman tidak mudah. Angin kencang menjadi faktor utama yang mempercepat penjalaran api, sementara material kering berupa ilalang dan dedaunan menjadi bahan bakar yang membuat kobaran api semakin mudah membesar.

Baca Juga:
Petugas mengerahkan kendaraan pemadam kebakaran milik Bandara Frans Seda untuk memadamkan nyala api.

Selain itu, upaya pemadaman juga dilakukan secara manual menggunakan ranting-ranting kayu untuk memukul dan memutus jalur api yang merambat di antara rumput ilalang serta daun-daun kering.

Meski kobaran api sempat terus meluas, upaya pemadaman dilakukan secara intensif hingga akhirnya perjuangan petugas membuahkan hasil. Sekitar pukul 14.45 Wita, api berhasil dipadamkan.

Tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan pendataan awal di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih lima hektare.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui. Lahan yang terbakar diketahui merupakan kawasan lahan/kebun milik warga yang berada di sekitar pesisir area Bandara Frans Seda.

Petugas masih perlu memastikan titik awal munculnya api untuk mengetahui secara jelas sumber maupun penyebab kebakaran.

Kondisi lahan yang didominasi vegetasi kering, ditambah hembusan angin yang cukup kencang, menjadi kombinasi yang membuat api bergerak cepat dan berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gubernur NTT Tinjau Kondisi Pulau Palue dan Beri Bantuan Bagi Warga Korban Gempa

Gubernur NTT Tinjau Kondisi Pulau Palue dan Beri Bantuan Bagi Warga Korban Gempa

Distribusi Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Pakai KP Pulau Ndao 3009

Distribusi Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Pakai KP Pulau Ndao 3009

Diduga Korsleting Pada Audio, Satu Unit Mobil Avanza Terbakar saat Melaju dari Kabupaten TTS

Diduga Korsleting Pada Audio, Satu Unit Mobil Avanza Terbakar saat Melaju dari Kabupaten TTS

Kebakaran Pabrik Simalungun Tewaskan 3 Pekerja, PT Evyap Siapkan Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Pabrik Simalungun Tewaskan 3 Pekerja, PT Evyap Siapkan Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Pabrik Simalungun Tewaskan 3 Pekerja, Diduga Lompat dari Lantai 6 untuk Selamatkan Diri

Kebakaran Pabrik Simalungun Tewaskan 3 Pekerja, Diduga Lompat dari Lantai 6 untuk Selamatkan Diri

Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan

Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan

Komentar
Berita Terbaru