Selasa, 13 Oktober 2026

Sejumlah Mapolsek dan Pospol di Flores Rusak Akibat Gempa, Anggota Polri Tetap Berbaur Bantu Warga Terdampak

Imanuel Lodja - Kamis, 27 Agustus 2026 17:00 WIB
Sejumlah Mapolsek dan Pospol di Flores Rusak Akibat Gempa, Anggota Polri Tetap Berbaur Bantu Warga Terdampak
ist
Sejumlah Mapolsek dan Pospol di Flores Rusak Akibat Gempa, Anggota Polri Tetap Berbaur Bantu Warga Terdampak

digtara.com -Data sementara Polda NTT mencatat terdapat sembilan unit Markas Polsek yang mengalami kerusakan, terdiri dari delapan rusak ringan dan satu rusak berat.

Baca Juga:

Sementara empat unit Polsubsektor/Pospol mengalami kerusakan, dengan rincian tiga rusak ringan dan satu rusak berat.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas asrama dan Rusun Polri sebanyak 54 unit, terdiri dari 42 unit rusak ringan dan 12 unit rusak berat.

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko menegaskan pendataan menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan skala prioritas.

"Sesuai perintah Bapak Kapolri, minggu ini seluruh kerusakan rumah anggota, kantor polsek, maupun pospol harus sudah terdata. Bangunan yang masuk kriteria rusak ringan akan menjadi prioritas utama perbaikan minggu ini, sedangkan untuk yang rusak berat akan kami usulkan ke Mabes Polri untuk penanganan lebih lanjut," tegas Kapolda NTT pada Kamis (27/8/2026) di Labuan Bajo.

Di tengah kondisi tersebut, Kapolda juga bersyukur karena hingga kini tidak terdapat laporan personel Polri yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka akibat gempa.

Baca Juga:
Di sisi lain, pengamanan wilayah juga terus diperkuat. Kapolda telah memerintahkan seluruh Kapolres jajaran meningkatkan patroli di kawasan pengungsian maupun permukiman yang ditinggalkan sementara oleh warga.

Personel juga tidak hanya melakukan patroli, tetapi turut membantu masyarakat membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa.

Bagi Kapolda NTT, pemulihan pascabencana merupakan kerja bersama yang membutuhkan kehadiran negara secara berkelanjutan.

"Fokus utama saya 24 jam kedepan adalah memonitor titik-titik pengungsian, memastikan seluruh distribusi bantuan tepat sasaran, serta memastikan penanganan anggota Polri dan masyarakat berjalan beriringan. Kami ingin memastikan kondisi Kamtibmas tetap aman dan kondusif," tandas Kapolda.

Di tengah duka dan kerusakan yang ditinggalkan gempa, kehadiran Polri diharapkan menjadi penguat bagi masyarakat Flores untuk bangkit.

Bukan hanya melalui bantuan logistik dan pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan, pemulihan psikologis, hingga keselamatan personel yang berada di garis depan pelayanan kemanusiaan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bersama Kalemdiklat Polri, Kapolda NTT Yang Baru Tiba di NTT

Bersama Kalemdiklat Polri, Kapolda NTT Yang Baru Tiba di NTT

Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi

Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi

Komentar
Berita Terbaru