Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa
Baca Juga:
Gelak tawa anak-anak kembali terdengar ketika mereka diajak bermain serta mengikuti sesi motivasi untuk mengalihkan memori traumatis pascagempa.
"Kondisi psikologis anak-anak dan kaum ibu pascabencana sangat rentan terhadap post-traumatic stress," jelas Ipda Putri Agustina di sela-sela kegiatan.
"Kami menerapkan metode pemulihan yang menyenangkan bagi anak-anak agar memori ketakutan mereka tergantikan dengan emosi positif. Sementara bagi kaum ibu, kami berikan edukasi pengelolaan rasa cemas (anxiety management) serta pemahaman kesiapsiagaan mental saat menghadapi potensi guncangan susulan," paparnya.
Di lokasi yang sama, Kapolsek Komodo IPDA Adhar bersama Kanit Intelkam Aipda Anshary memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan imbauan kamtibmas serta literasi informasi agar warga tidak terpengaruh kabar bohong pascagempa.
Baca Juga:"Kami mengimbau masyarakat Pulau Seraya Besar agar tetap tenang, rasional, dan senantiasa menyaring informasi dari sumber resmi BPBD serta pemerintah. Jangan biarkan kabar yang belum pasti menambah kecemasan keluarga kita," imbau Ipda Adhar.
Apresiasi dan rasa haru disampaikan oleh Kepala Desa Seraya Meranu, Sutirman, atas respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Manggarai Barat, Tim Psikologi, Sat Polairud, dan Polsek Komodo. Sejak gempa kemarin, anak-anak kami sering ketakutan. Kedatangan tim hari ini sangat menghibur dan memberi kami kekuatan mental untuk kembali beraktivitas dengan tenang," ungkap Sutirman.
Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim
Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami
Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia
Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami