Senin, 05 Oktober 2026

Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa

Imanuel Lodja - Kamis, 20 Agustus 2026 12:30 WIB
Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa
ist
Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa
Sesi pendampingan psikologis dipimpin oleh Psikolog Kepolisian Polda Jawa Tengah, Ipda Putri Agustina didampingi oleh Bamin Psikologi Briptu Bagoes H. K dan Briptu Narulita Dian H.

Baca Juga:

Melalui metode dialog interaktif, konseling tatap muka, dan permainan edukatif (fun games), suasana tegang warga perlahan cair.

Gelak tawa anak-anak kembali terdengar ketika mereka diajak bermain serta mengikuti sesi motivasi untuk mengalihkan memori traumatis pascagempa.

"Kondisi psikologis anak-anak dan kaum ibu pascabencana sangat rentan terhadap post-traumatic stress," jelas Ipda Putri Agustina di sela-sela kegiatan.

"Kami menerapkan metode pemulihan yang menyenangkan bagi anak-anak agar memori ketakutan mereka tergantikan dengan emosi positif. Sementara bagi kaum ibu, kami berikan edukasi pengelolaan rasa cemas (anxiety management) serta pemahaman kesiapsiagaan mental saat menghadapi potensi guncangan susulan," paparnya.

Di lokasi yang sama, Kapolsek Komodo IPDA Adhar bersama Kanit Intelkam Aipda Anshary memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan imbauan kamtibmas serta literasi informasi agar warga tidak terpengaruh kabar bohong pascagempa.

Baca Juga:
"Kami mengimbau masyarakat Pulau Seraya Besar agar tetap tenang, rasional, dan senantiasa menyaring informasi dari sumber resmi BPBD serta pemerintah. Jangan biarkan kabar yang belum pasti menambah kecemasan keluarga kita," imbau Ipda Adhar.

Apresiasi dan rasa haru disampaikan oleh Kepala Desa Seraya Meranu, Sutirman, atas respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Manggarai Barat, Tim Psikologi, Sat Polairud, dan Polsek Komodo. Sejak gempa kemarin, anak-anak kami sering ketakutan. Kedatangan tim hari ini sangat menghibur dan memberi kami kekuatan mental untuk kembali beraktivitas dengan tenang," ungkap Sutirman.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa  Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Ini Duduk Perkara Pembunuhan Berencana Yang Menyeret Lima Tersangka di Rote Ndao

Ini Duduk Perkara Pembunuhan Berencana Yang Menyeret Lima Tersangka di Rote Ndao

Komentar
Berita Terbaru