Jumat, 14 Agustus 2026

Aktivis Lingkungan dan Ormas Dukung Proses Hukum Bagi Pelaku Penganiayaan Satwa di Manggarai Barat

Imanuel Lodja - Jumat, 14 Agustus 2026 13:45 WIB
Aktivis Lingkungan dan Ormas Dukung Proses Hukum Bagi Pelaku Penganiayaan Satwa di Manggarai Barat
ist
Aktivis Lingkungan dan Ormas Dukung Proses Hukum Bagi Pelaku Penganiayaan Satwa di Manggarai Barat
‎Tak berhenti di situ, VJ kemudian membakar burung hantu tersebut secara hidup-hidup hingga tewas terpanggang. Seluruh tindakan keji ini direkam oleh SB menggunakan ponsel pribadinya.

Baca Juga:

‎Pada Sabtu (8/8/2026), SB mengunggah video tersebut ke akun Facebook pribadinya. Video itu viral secara nasional pada Selasa (11/8/2026) setelah diunggah ulang oleh berbagai platform edukasi lingkungan, memicu kemarahan publik dari berbagai penjuru tanah air.

‎"Sangat disayangkan, bukannya mencegah, terduga pelaku SB justru merekam seluruh proses pemukulan hingga pembakaran burung hantu tersebut dari awal hingga akhir," jelas Kapolres Mabar.

‎Menindaklanjuti perintah Kapolres dan laporan masyarakat, Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat AKP Lufthi Darmawan Aditya memimpin penyiapan personel lapangan pada Selasa (11/8/2028) siang.

‎Tim URC Resmob Komodo bersama Unit Patroli Siber bergerak menempuh perjalanan darat yang ekstrim selama lebih dari dua jam menembus kawasan perbukitan Kecamatan Pacar.

Sekitar pukul 15.00 Wita, petugas berhasil menyergap ketiga pelaku di Kampung Bajak tanpa perlawanan.

Baca Juga:
‎Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mako Polres Manggarai Barat untuk pemeriksaan intensif.

"Kami juga langsung berkoordinasi dengan BKSDA NTT dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat untuk melengkapi berkas perkara (P21)," terang AKP Lufthi.

‎Barang bukti yang berhasil disita petugas meliputi satu unit smartphone yang digunakan merekam dan mengunggah konten. satu batang kayu penjalin yang digunakan memukul satwa dan sisa material abu dan bekas pembakaran satwa dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

‎Respon cepat kepolisian menuai pujian khusus dari berbagai elemen swadaya masyarakat. Komite Perlindungan dan Kesejahteraan Satwa (KOMPERKASA) dalam rilis papan bunganya menyoroti kepekaan Polres Manggarai Barat.

‎Perwakilan KOMPERKASA menegaskan bahwa respons cepat ini membuktikan aduan masyarakat di Polres Manggarai Barat tidak sekadar berakhir di tumpukan berkas meja, melainkan ditindaklanjuti secara berkeadilan hingga hukum benar-benar bekerja.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pernah Tipu Dan Gelapkan Uang Wisatawan, Agen Wisata di Manggarai Barat Kembali Berulah Korbankan Enam WNA

Pernah Tipu Dan Gelapkan Uang Wisatawan, Agen Wisata di Manggarai Barat Kembali Berulah Korbankan Enam WNA

Sakit Hati Sering Direndahkan Jadi Alasan Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tikam Gurunya

Sakit Hati Sering Direndahkan Jadi Alasan Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tikam Gurunya

Polairud di Manggarai Barat Bantu Evakuasi Ibu Hamil dari Pulau Papagarang

Polairud di Manggarai Barat Bantu Evakuasi Ibu Hamil dari Pulau Papagarang

Bawa Kabur Uang Wisatawan, Calo Trip di Manggarai Barat Diamankan Polisi

Bawa Kabur Uang Wisatawan, Calo Trip di Manggarai Barat Diamankan Polisi

Dua Wartawan di Manggarai Barat Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan

Dua Wartawan di Manggarai Barat Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan

Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur

Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur

Komentar
Berita Terbaru