Sakit Hati Sering Direndahkan Jadi Alasan Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tikam Gurunya
Baca Juga:
Saat datang, pelaku menutup wajahnya dengan kaos SMK Pelayaran.
Peristiwa ini terjadi di asrama SMK Pelayaran Lasiana Kupang, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Kasus penganiayaan ini dilaporkan Juvriano Daniel Laga (49) dengan laporan polisi nomor: LP/B/178/VIII/2026/SPKT/Polsek Kota Lama/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 13 Agustus 2026,
Umbu Henci Hama Duna Nahak (15), salah satu pelajar kelas 1 SMK Pelayaran Lasiana Kupang yang juga tinggal di asrama SMK Pelayaran Kupang saat itu sedang beristirahat dengan rekan-rekannya.
Baca Juga:Rekannya Sandara Kota datang menggedor pintu kamar asrama sambil berteriak memanggil untuk membantu melihat korban.
Umbu bersama teman-temannya langsung keluar kamar ke kamar korban. Korban langsung meminta tolong untuk membuka pintu kamarnya.
Anak asrama langsung membuka pintu kamar korban dan melihat korban berlumuran darah sambil menutup kepala.
Umbu bersama teman-teman lainnya membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik Kota Kupang menggunakan mobil warga sekitar untuk dilakukan tindakan medis.
Pengakuan yang sama disampaikan Wilhelmus Woga (29), salah satu guru di SMK Pelayaran Kupang.mengaku kalau beberapa saat sebelum kejadian, korban mengirim pesan whatsapp ke handphone Wilhelmus
Wilhelmus sempat membalas bertanya siapa yang datang. Korban membalas kalau yang datang adalah orang luar. Wilhelmus meminta korban memanggil Iksan, namun tidak ada lagi balasan dari korban.
Awalnya Pamit ke Kebun, Sepekan Kemudian Lansia Di Lembata-NTT Ditemukan Meninggal Membusuk di Kebunnya
181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste
Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai
Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi