Aksi Dramatis Anggota Dit Polairud Polda NTT Selamatkan Mahasiswa Tenggelam dan Evakuasi ke Rumah Sakit
digtara.com -Sebuah aksi heroik penuh dramatis ditunjukkan Bripka Hubertus Nonga, anggota Direktorat Polairud Polda NTT pada Selasa (11/8/2026).
Baca Juga:
Bripka Hubertus bahkan mengevakuasi korban Derven Adi Pratama Ga Bani (20) hingga dilarikan ke rumah sakit Angkatan Laut (RSAL) Samuel Moeda, Kota Kupang.
Korban yang juga warga RT 003/RW 001, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang datang mandi dan berenang di pantai dekat pangkalan TNI AL ini bersama dua rekan perempuan nya, Jevika Baimetan (19) dan Chani Pena (22).
Jevika dan Chani merupakan warga Jalan Oebonik 1, RT 002/RW 001, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Jevika melakukan snorkeling terlebih dahulu ke arah dalam laut sekitar 10 meter. Setelah snorkeling, Jevika kembali ke tepi pantai.
Baca Juga:Beberapa menit kemudian, korban bersama Jevika dan Chani Pena, bersama - sama melakukan snorkeling ke arah dalam laut kurang lebih 10 meter, lalu Jevika dan Chani Pena kembali ke tepi pantai sedangkan korban tetap melaksanakan snorkeling.
Selang beberapa menit peralatan snorkeling yang dipakai korban terlepas dan korban berteriak sambil naik turun dari dalam air laut.
Jevika sempat berenang ke arah korban untuk menolong korban, akan tetapi korban memeluk dan menindis Jevika ke dalam air sehingga Jevika berupaya melepaskan diri dari korban.
Jevika pun berenang ke tepi pantai dan berteriak meminta pertolongan
Rekan korban tidak bisa membantu korban. Beberapa anak yang kebetulan ada di sekitar lokasi diminta ke jalan raya untuk mencari bantuan atau menahan kendaraan yang melintas guna mengevakuasi korban.
Secara kebetulan, Bripka Hubertus Nonga dengan sepeda motor melaju dari Mako Dit Polairud Polda NTT ke asrama Polairud di kawasan Tenau untuk menjemput anaknya pulang sekolah.
Begitu melintas di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di pertigaan simpang TPA Alak, sejumlah siswa SMP menahannya dan meminta bantuan.
Namun karena biasanya ada anak-anak yang sering menahan kendaraan untuk menumpang maka Bripka Hubertus Nonga mengabaikan panggilan dari sejumlah anak.
Baru melaju 20 meter, Bripka Hubertus tergerak hatinya untuk kembali. Ternyata anak-anak tersebut hendak meminta bantuan dan melaporkan kalau korban tenggelam saat mandi.
Baca Juga:Bripka Hubertus pun turun ke pantai dengan jarak 50 meter dan mengevakuasi korban ke bibir pantai sekitar dua meter bersama beberapa anak remaja.
Bripka Hubertus berusaha memberikan pertolongan pertama dengan memompa dada dan perut korban sehingga korban memuntahkan air laut.
Kepala korban pun dimiringkan. Bripka Hubertus mencoba mengangkat kedua kaki korban hingga korban memuntahkan lebih banyak lagi air laut disertai gelembung-gelembung.
Karena korban tidak sadarkan diri, Bripka Hubertus kemudian mengevakuasi korban ke RSAL Kupang yang berjarak lima kilometer.
Ia sempat meminta bantuan anggota yang tinggal di asrama untuk menjaga arus lalu lintas di depan asrama agar tidak ada hambatan.
Sepanjang perjalanan dari lokasi kejadian hingga RSAL, Bripka Hubertus beberapa kali menepuk kaki dan badan korban dengan harapan korban bisa sadar.
Namun hingga tiba di IGD RSAL, korban belum juga sadar. Bripka Hubertus bahkan ikut turun tangan membantu memompa dada dan perut korban.
Tenaga medis di ruang IGD sempat ragu memberikan tindakan medis. Mereka membutuhkan persetujuan keluarga untuk pemasangan slang dan kateter.
Baca Juga:Bripka Hubertus berusaha mencari orang tua korban dan ia berhasil menemukan dan menghubungi ibu korban yang kebetulan adalah kepala sekolah di SD Penkase Oeleta Kupang.
Ibu korban kemudian ke RSAL Kupang memberikan persetujuan untuk tindakan medis. Selama dua jam korban ditangani tim medis RSAL Kupang.
Korban kemudian dirujuk ke RSUD Prof Dr WZ Yohanis Kupang untuk penanganan yang lebih intensif.
Hingga Selasa malam, korban sudah perlahan mulai sadar dan membuka mata namun belum bisa berkomunikasi karena masih lemah.
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution mengapresiasi sikap sigap dan cepat anggota membantu masyarakat.
Anggota Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Dermaga Pelni
Kunjungan Konsul Inggris ke Polda NTT Perkuat Hubungan Bilateral
Wakapolda NTT Kawal Rekonsiliasi Adonara-Flores Timur
Polres Manggarai Barat Limpahkan Lagi Berkas Perkara Pencabulan Pada Anak Melibatkan ABH
Dilaporkan Hilang Sepekan dari Rumah, Dua Remaja Perempuan di Manggarai Ditemukan Selamat