Kamis, 06 Agustus 2026

Warga Kuaklalo-Kupang Saling Bacok Gara-gara Penutupan Ruas Jalan

Imanuel Lodja - Kamis, 06 Agustus 2026 13:10 WIB
Warga Kuaklalo-Kupang Saling Bacok Gara-gara Penutupan Ruas Jalan
net
Ilustrasi.

digtara.com -Aktivitas pengangkutan bahan galian C di wilayah Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang membawa sejumlah dampak bagi warga masyarakat.

Baca Juga:

Selain rusaknya ruas jalan karena banyak dilalui kendaraan pengangkut bahan galian C, debu dan polusi juga menjadi pengeluhan warga masyarakat.

Pada Selasa (4/8/2026) lalu, Omri Bonat yang juga wakil ketua BPD Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu memilih menutup sebagian ruas jalan desa di belakang rumahnya.

Omri beralasan kalau aksi ini dilakukan untuk menghentikan aktivitas truk pengangkut bahan galian C karena aktivitas tersebut menyebabkan kondisi jalan rusak dan berdebu.

Omri mengaku kalau banyak warga menyampaikan keluhan terkait kondisi tersebut sehingga ia memilih menutup sementara ruas jalan di belakang rumahnya.

Saat itu Camat Taebenu, Rolanda Pelandou dan sekretaris desa Kuaklalo, Jenedy Tanu juga turut datang di lokasi penutupan jalan dan mengecek kondisi jalan desa tersebut.

Baca Juga:
Terjadi selisih paham dan keributan antara Omri dengan Isak Hunneno dan Sony Hunneno bersaama Isak Anone di lokasi tersebut.

Omri mengaku kalau ketiga warga ini memaki dirinya sehingga korban pun membalas dengan kata kasar.

Omri mengaku kalau saat itu, Isak Hunneno memprovokasi agar ia diserang sehingga Omri ke rumah mengambil parang yang ada di tanah dan kembali menghadapi isak Hunneno Cs.

Ia mengaku kalau Sony Hunneno memukulnya dengan double stick mengenai dahinya hingga berdarah dan terluka.

Sony memukul untuk kedua kalinya sehingga Omri menangkis dengan tangan kiri dan membalasnya dengan mengayunkan parang yang dipegang mengenai lengan bawah tangan kiri Sony Hunneno.

Omri kemudian menghampiri Isak Hunneno dari arah belakangnya lalu ia mengayunkan parang ke leher Isak Hunneno dan mengenai leher sebelah kiri.

Saat bersamaan, Isak Anone melempari Omri dengan baru dan mengenai jempol kaki kanan.

Akibat kejadian tersebut, Omri mengalami luka robek pada dahi kanan, luka memar pada jari jempol kiri dan jempol kaki kanan.

Omri kemudian melaporkan kasus ini ke Polda NTT dengan laporan polisi nomor LP/ B/ 297/ VIII/2026 / SPKT/Polda NTT, tanggal 4 Agustus 2026 terkait kasus pengeroyokan yang dilakukan Sony Hunneno, Cs.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga di Sumba Barat Daya Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa

Warga di Sumba Barat Daya Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa

Remaja Perempuan di Alak-Kupang Disetubuhi Pria Asal Sabu Raijua

Remaja Perempuan di Alak-Kupang Disetubuhi Pria Asal Sabu Raijua

Pimpin Apel Perdana, Kapolres Kupang Beri Sejumlah Pesan dan Arah Kebijakan

Pimpin Apel Perdana, Kapolres Kupang Beri Sejumlah Pesan dan Arah Kebijakan

Bawa Serbuk Emas Hasil dari Sungai Praiwangga-Sumba Timur, Pria di Sumba Timur Diamankan Polisi

Bawa Serbuk Emas Hasil dari Sungai Praiwangga-Sumba Timur, Pria di Sumba Timur Diamankan Polisi

Berbelanja Sambil Mempertontonkan Alat Kelamin, Pria di Kupang Diamankan Polisi

Berbelanja Sambil Mempertontonkan Alat Kelamin, Pria di Kupang Diamankan Polisi

Pria di Sumba Timur Diamankan Polisi Karena Aniaya Anak

Pria di Sumba Timur Diamankan Polisi Karena Aniaya Anak

Komentar
Berita Terbaru