Sabtu, 08 Agustus 2026

Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat

Imanuel Lodja - Kamis, 06 Agustus 2026 09:10 WIB
Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat
ist
Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat
Di rumah, Lusia juga meninggalkan sepucuk surat yang ditujukan kepada suami dan anak-anaknya.

Baca Juga:

Dalam surat itu, ia menuliskan permohonan maaf karena pergi tanpa berpamitan. Ia meminta agar keluarga tidak mengkhawatirkannya dan menegaskan bahwa kepergiannya bukan karena orang lain.

Ia menulis bahwa dirinya pergi "karena keadaan" dan berjanji akan kembali setelah berhasil melunasi hutang keluarga.

Lusia juga menjelaskan bahwa buku Koperasi Pintu Air sengaja dibawanya untuk keperluan membayar angsuran.

Pada bagian akhir surat, ia berpesan agar anak-anak saling menjaga dan tetap mendoakan dirinya karena ia pun akan selalu mendoakan keluarga.

Surat tersebut menjadi petunjuk penting bagi penyidik dalam mengurai motif di balik kepergian korban.

Baca Juga:
Hasil pendalaman kepolisian mengungkap bahwa keluarga Lusia memiliki pinjaman di salah satu koperasi yang telah menunggak selama kurang lebih enam bulan.

Informasi tersebut dinilai relevan dengan isi surat yang menyinggung keinginan korban menyelesaikan beban utang keluarga.

Selain itu, dari keterangan keluarga diketahui bahwa Lusia dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak banyak bercerita mengenai persoalan yang dihadapinya.

Ia juga diketahui memiliki akun Facebook dengan nama "Yuni Sary", yang kini turut menjadi salah satu petunjuk yang akan ditelusuri penyidik.

Kapolsek Kewapante bersama tim telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk suami korban, anak sulung korban, serta anggota keluarga lainnya.

Hingga berakhirnya kegiatan penyelidikan pada Selasa malam pukul 22.00 WITA, belum ditemukan petunjuk yang memastikan keberadaan Lusia.

Berdasarkan fakta-fakta yang berhasil dihimpun, penyidik sementara belum menemukan indikasi adanya tindak pidana seperti penculikan ataupun kekerasan yang mendahului hilangnya korban.

Seluruh keterangan saksi mengarah bahwa Lusia meninggalkan rumah atas kehendaknya sendiri dengan membawa sejumlah barang pribadi dan meninggalkan pesan tertulis kepada keluarganya.

Meski demikian, status Lusia tetap sebagai orang hilang sehingga proses pencarian dan penyelidikan terus dilakukan.

Polisi masih melakukan penelusuran terhadap kemungkinan keberadaan korban melalui jaringan keluarga, kerabat, aktivitas media sosial, hingga berbagai sumber informasi lain yang dapat membantu menemukan keberadaan ibu empat anak tersebut.

Baca Juga:
Hingga kini, Lusia Luju masih dalam pencarian, sementara keluarga terus berharap ia segera kembali dalam keadaan selamat sebagaimana janji yang ia tuliskan dalam suratnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IRT di Sumba Tengah Terlibat Kasus Pembunuhan

IRT di Sumba Tengah Terlibat Kasus Pembunuhan

Bertengkar Masalah Sertifikat Tanah, IRT di Malaka Tewas Ditebas Dengan Parang Dihadapan Anaknya

Bertengkar Masalah Sertifikat Tanah, IRT di Malaka Tewas Ditebas Dengan Parang Dihadapan Anaknya

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

KM Rangganis Mati Mesin, Tim SAR Gabungan Evakuasi Para Penumpang

KM Rangganis Mati Mesin, Tim SAR Gabungan Evakuasi Para Penumpang

IRT di Kabupaten Malaka Hilang Diterkam Buaya

IRT di Kabupaten Malaka Hilang Diterkam Buaya

Komentar
Berita Terbaru