Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat
Baca Juga:
Ia menulis bahwa dirinya pergi "karena keadaan" dan berjanji akan kembali setelah berhasil melunasi hutang keluarga.
Lusia juga menjelaskan bahwa buku Koperasi Pintu Air sengaja dibawanya untuk keperluan membayar angsuran.
Pada bagian akhir surat, ia berpesan agar anak-anak saling menjaga dan tetap mendoakan dirinya karena ia pun akan selalu mendoakan keluarga.
Surat tersebut menjadi petunjuk penting bagi penyidik dalam mengurai motif di balik kepergian korban.
Baca Juga:Hasil pendalaman kepolisian mengungkap bahwa keluarga Lusia memiliki pinjaman di salah satu koperasi yang telah menunggak selama kurang lebih enam bulan.
Informasi tersebut dinilai relevan dengan isi surat yang menyinggung keinginan korban menyelesaikan beban utang keluarga.
Selain itu, dari keterangan keluarga diketahui bahwa Lusia dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak banyak bercerita mengenai persoalan yang dihadapinya.
Ia juga diketahui memiliki akun Facebook dengan nama "Yuni Sary", yang kini turut menjadi salah satu petunjuk yang akan ditelusuri penyidik.
Kapolsek Kewapante bersama tim telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk suami korban, anak sulung korban, serta anggota keluarga lainnya.
Berdasarkan fakta-fakta yang berhasil dihimpun, penyidik sementara belum menemukan indikasi adanya tindak pidana seperti penculikan ataupun kekerasan yang mendahului hilangnya korban.
Seluruh keterangan saksi mengarah bahwa Lusia meninggalkan rumah atas kehendaknya sendiri dengan membawa sejumlah barang pribadi dan meninggalkan pesan tertulis kepada keluarganya.
Meski demikian, status Lusia tetap sebagai orang hilang sehingga proses pencarian dan penyelidikan terus dilakukan.
Polisi masih melakukan penelusuran terhadap kemungkinan keberadaan korban melalui jaringan keluarga, kerabat, aktivitas media sosial, hingga berbagai sumber informasi lain yang dapat membantu menemukan keberadaan ibu empat anak tersebut.
Baca Juga:Hingga kini, Lusia Luju masih dalam pencarian, sementara keluarga terus berharap ia segera kembali dalam keadaan selamat sebagaimana janji yang ia tuliskan dalam suratnya.
Distribusi Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Pakai KP Pulau Ndao 3009
IRT di Alor Baru Ditemukan Membusuk Setelah Tiga Hari Meninggal Dunia
Tiga Pekan Hilang dan Sempat Dilaporkan ke Polisi, IRT di KabupatenTTS Ditemukan Meninggal dalam Kali dalam Kondisi Membusuk
Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah
Petani di Kabupaten Sikka Ditemukan Meninggal di Pematang Sawah