Libatkan Tokoh Adat dan Tim Mediasi, Kapolres Flores Timur Perkuat Rekonsiliasi di Adonara Timur
Baca Juga:
Dalam forum tersebut disepakati bahwa penyelesaian konflik harus diawali dengan penyelesaian sengketa tanah sebagai akar persoalan melalui mekanisme adat yang didukung tokoh-tokoh netral serta memiliki legitimasi di tengah masyarakat.
Sore harinya, rombongan melaksanakan silaturahmi dengan tokoh adat Adonara Abdul Wahid, putra Raja Adonara, di kediamannya.
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, Ketua DPRD Flores Timur, Albertus Ola Sinuor, Kapolres Flores TimurAKBP Adhitya Octorio Putra, Ps Kapolres Flores Timur AKBP I Gede Putra Yasa, Dandim 1624/Flores Timur Letkol Inf. Erly Merlian, Wakapolres Kompol Ketut Mastina, Danramil 02 Adonara Mayor Inf. Ibi Woking, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Flores Timur.
Dalam diskusi tersebut dibahas sejarah, silsilah, serta hubungan kekerabatan masyarakat Adonara sebagai dasar membangun rekonsiliasi melalui pendekatan adat.
Abdul Wahid menilai penyelesaian konflik harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi psikologis masyarakat yang masih berduka akibat adanya korban jiwa.
Baca Juga:
Pada malam hari, Pemerintah Kabupaten Flores Timur kembali menggelar rapat bersama Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara di Kantor Desa Horinara.
Rapat dipimpin Bupati Flores Timur didampingi Ketua DPRD Flores Timur, Kapolres Flores Timur, P.S. Kapolres Flores Timur, Dandim 1624/Flores Timur, Wakapolres, Danramil 02 Adonara, serta Forkopimda Kabupaten Flores Timur.
Tim Mediasi yang diketuai Anton Bapa Tokan, didampingi Wakil Ketua David Sabon, Sekretaris Donatus Nama Songan, Bendahara Lambertus Roma, serta anggota Karolus Kopong Miten, Hamid Ahmad, Andreas Ola Nama, Laurens Lebu Raya, dan Ferdinandus B. Bain, menyatakan siap menjalankan tugas secara objektif melalui pendekatan dialog dan musyawarah.
Tim juga mengusulkan agar kedua kepala desa dipertemukan langsung di lokasi sengketa guna membangun komunikasi yang lebih terbuka dan menghasilkan solusi yang dapat diterima semua pihak.
Anggota Polairud Bagi Bendera Pada Nelayan Pesisir dan Alat Tulis Bagi Anak Sekolah di Flores Timur
Ritual Bau Lolon Satukan Dua Kampung Yang Bertikai di Flores Timur
Wakapolda NTT Kawal Rekonsiliasi Adonara-Flores Timur
Sempat Terlibat Konflik, Masyarakat Lowonara dan Belle di Flores Timur Gelar Perdamaian Adat
Kapolres Flores Timur Bertemu Raja Larantuka Dorong Perdamaian di Adonara Timur Lewat Musyawarah Adat
Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara Temui Tokoh Adat
Tiorita Perintahkan Penertiban Kendaraan Dinas, Aset Langkat Harus Jelas dan Tertib
418 Warga Kuta Tengah Pulang Usai Erupsi Gunung Sinabung, Zona Bahaya Diubah
Distribusi Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Pakai KP Pulau Ndao 3009
Terobos Lantai Dua Puskesmas Yang Rusak Parah, Polisi Selamatkan Peralatan Kesehatan
PMI Kota Semarang Ajak Media Perkuat Edukasi Kemanusiaan
Kecelakaan Lalu Lintas Beruntun di Jalan Palapa Kupang, Satu Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia
Satresnarkoba Polres Sumba Timur Bekali Ratusan Pemuda Gereja Tentang Bahaya Narkoba