Sabtu, 25 Juli 2026

KPK Mengajar Hadir di Kupang Bangun Generasi Antikorupsi dari Ruang Kelas

Imanuel Lodja - Kamis, 23 Juli 2026 14:25 WIB
KPK Mengajar Hadir di Kupang Bangun Generasi Antikorupsi dari Ruang Kelas
ist
Ratusan siswa di Kupang-NTT mengikuti kegiatan yang digelar KPK

digtara.com -Upaya pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dimulai dari ruang-ruang kelas.

Baca Juga:

Melalui program KPK Mengajar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanamkan nilai-nilai integritas kepada siswa sekolah dasar sebagai fondasi untuk membangun generasi yang antikorupsi.

Kali ini, aksi tersebut digelar di SD Negeri Batu Esa, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA), program KPK yang memperluas jangkauan edukasi dan kampanye antikorupsi hingga ke berbagai daerah, termasuk satuan pendidikan di wilayah terluar.

Melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, KPK mengajak para siswa memahami bahwa kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan keberanian merupakan nilai-nilai yang harus dibangun sejak bangku sekolah.

Pendidikan antikorupsi dipandang bukan sekadar mengenalkan bahaya korupsi, melainkan membentuk kebiasaan berperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, mengatakan pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter dan budaya integritas.

Melalui KPK Mengajar, KPK berinteraksi secara langsung dengan kepala sekolah, guru, dan para siswa untuk mengenalkan nilai-nilai integritas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.

"Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat integritas anak Indonesia yang dimulai dari pengetahuan dan kesadaran untuk menjadi anak yang jujur. Kami mengenalkan nilai kejujuran, keberanian, kesederhanaan, dan kedisiplinan dengan cara yang menyenangkan," ujar Amir.

Selama kegiatan berlangsung, siswa kelas I hingga kelas VI dikenalkan pada sembilan nilai integritas sebagai fondasi karakter antikorupsi.

Materi disampaikan melalui pendekatan edutainment, seperti permainan edukatif, senam bersama, dan berbagai aktivitas interaktif yang mendorong partisipasi aktif siswa sehingga pesan integritas lebih mudah dipahami dan diingat.

Menurut Amir, pembentukan karakter sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang berintegritas.

Karena itu, pendidikan antikorupsi perlu menjadi bagian dari pembiasaan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Pastikan Mantan Panitera PN Kupang Meninggal Wajar Karena Serangan Jantung

Polisi Pastikan Mantan Panitera PN Kupang Meninggal Wajar Karena Serangan Jantung

Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

Kasus Pembunuhan di Alak-Kupang Direkonstruksi

Kasus Pembunuhan di Alak-Kupang Direkonstruksi

Hari Anak Nasional di Kupang, 23 Anak di LPKA Kelas I Kupang Dapat Pengurangan Masa Pidana

Hari Anak Nasional di Kupang, 23 Anak di LPKA Kelas I Kupang Dapat Pengurangan Masa Pidana

Kabur Hampir Satu Bulan, Residivis Pelaku Penikaman Dibekuk Jatanras Polresta Kupang Kota

Kabur Hampir Satu Bulan, Residivis Pelaku Penikaman Dibekuk Jatanras Polresta Kupang Kota

Dari Tublopo, KPK Tanamkan Kejujuran dan Keberanian Sejak Dini

Dari Tublopo, KPK Tanamkan Kejujuran dan Keberanian Sejak Dini

Komentar
Berita Terbaru