Tinggalkan Pakaian di Gudang, Remaja Perempuan di Kabupaten Sikka Dilaporkan Hilang
digtara.com -Seorang remaja perempuan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan hilang dan pergi dari rumah tanpa pamit kepada anggota keluarga yang lain.
Baca Juga:
Namun kehilangan remaja berusia 16 tahun di wilayah Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka ini meninggalkan misteri.
Beberapa lembar pakaian yang diduga dikenakannya saat meninggalkan rumah ditemukan di sebuah gudang sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) pada Rabu (15/7/2026).
Remaja tersebut diketahui bernama Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia, seorang pelajar yang berdomisili di Dusun Rohot, RT/RW 014/005, Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka.
Informasi mengenai hilangnya Maria disampaikan kepada pihak kepolisian melalui Pos Pelayanan Polsek Lela pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WITA.
Laporan tersebut disampaikan oleh dua warga, yakni Yuliana Itu (60) dan Fransiskus Yolianus Aldit (16), yang sama-sama berdomisili di Dusun Rohot, Desa Hepang.
Baca Juga:
Saat itu, Maria berpamitan kepada mama angkatnya, Magdalena Edis (53), untuk pergi ke sekolah.
Kepergian tersebut disebut berkaitan dengan rencana mengambil rapor di SMAN Nita, Kabupaten Sikka setelah Maria mendapat telepon dari seorang temannya.
Saat meninggalkan rumah, Maria disebut mengenakan baju kaos warna hitam dan celana training olahraga SMAN Nita. Namun, hingga sore hari, Maria tidak kunjung kembali ke rumah.
Sekitar pukul 17.00 WITA, Magdalena Edis mulai berusaha menghubungi anak tersebut melalui telepon seluler.
Upaya komunikasi itu tidak membuahkan hasil. Nomor telepon Maria diketahui sudah tidak aktif dan hingga kini belum dapat dihubungi.
Kekhawatiran keluarga semakin meningkat setelah pada Rabu sekitar pukul 12.00 WITA, seorang warga bernama Emanuel Soares Da Silva datang ke rumah Magdalena Edis dengan membawa sejumlah pakaian yang ditemukan di dalam gudang sekolah TK Tolo Rajo II.
Pakaian yang ditemukan berupa satu lembar baju kaos warna hitam dan celana training SMAN Nita.
Baca Juga:Pakaian tersebut diduga kuat merupakan pakaian yang dikenakan Maria saat meninggalkan rumah.
Lokasi ditemukannya pakaian itu berada di Dusun Napungliti, Desa Hepang, Kecamatan Lela. Jarak sekolah tersebut diperkirakan sekitar satu kilometer dari rumah tempat Maria tinggal.
Temuan pakaian tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam penelusuran keberadaan remaja tersebut.
Namun, hingga Jumat (17/7/2026) pagi, keberadaan Maria belum diketahui dan yang bersangkutan belum kembali ke rumah.
Menyikapi laporan tersebut, Kanit SPKT bersama anggota jaga langsung mendatangi lokasi ditemukannya pakaian untuk melakukan penelusuran awal.
Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak serta menggali informasi dan bukti lain yang berpotensi mengarah pada keberadaan Maria.
Baca Juga:
Pihak Kepolisian menghimbau seluruh masyarakat yang mengetahui, menemukan, atau memperoleh informasi sekecil apapun mengenai keberadaan Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia agar segera menyampaikannya kepada kantor Kepolisian terdekat.
Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 Polres Sikka untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan keberadaan remaja tersebut. Setiap informasi, sekecil apa pun, diharapkan dapat menjadi petunjuk penting dalam upaya menemukan Maria dan memastikan keselamatannya.
Hingga saat ini, proses penelusuran dan pencarian masih terus dilakukan. Pihak kepolisian mengharapkan dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan informasi yang benar dan membantu mempercepat upaya menemukan Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia.
Tiga Perwira Polres Kupang Dimutasi, Kapolres Minta Pejabat Bangun Kerjasama Dengan Semua Unsur
Hutan Keun-Kabupaten TTU Terbakar, Polisi Turun Padamkan Api
Rem Blong Dump Truk Terbalik, Satu Orang Meninggal dan Sejumlah Penumpang Terluka
Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi
Pria di TTS Modus Jual Ikan Sambil Jalankan Judi Online
Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan
Setubuhi Siswi SMA Hingga Hamil, Pria di Sumba Barat Daya Segera Disidangkan
Tiga Perwira Polres Kupang Dimutasi, Kapolres Minta Pejabat Bangun Kerjasama Dengan Semua Unsur
The Kaldera Festival 2026 di Danau Toba, Saat Seni dan Budaya Jadi Magnet Wisata
Kasus Penggelapan Tuntas, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Yang Sempat Buron Diserahkan ke Kejaksaan
Dukung Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Sanggar Suara Perempuan NTT Surati Kapolda NTT
Diduga Korsleting Pada Audio, Satu Unit Mobil Avanza Terbakar saat Melaju dari Kabupaten TTS
Ekosistem AI Home LG di IFA 2026, Rumah Pintar yang Bisa Menyesuaikan Gaya Hidup Penghuninya