Sabtu, 22 Agustus 2026

Sebelum Meninggal Dunia, Dokter Icha Sempat Ditawari Kapolda NTT Ikuti Terapi USEFT

Imanuel Lodja - Senin, 06 Juli 2026 07:55 WIB
Sebelum Meninggal Dunia, Dokter Icha Sempat Ditawari Kapolda NTT Ikuti Terapi USEFT

digtara.com -Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Rudi Darmoko, sempat menawari dr. Icha untuk menjalani terapi kesehatan mental dengan metode USEFT (Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique).

Baca Juga:

Kapolda mengaku sebelumnya mendengar berita soal intimidasi yang dialami dr. Icha pada 13 Juni 2026 lalu.

Kapolda lalu menghubungi terapisnya untuk dapat menawarkan metode ini digunakan sebagai pemulihan mentalnya.

Teknik USEFT ini bisa membantu menetralkan masalah kesehatan mental dari orang-orang yang mengalami phobia, trauma bahkan depresi sekalipun.

Sementara dr. Icha sebelumnya telah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang mendiagnosanya mengalami depresi berat dan guncangan mental yang dapat membahayakan diri sendiri.

"Sebenarnya begitu saya mendapatkan laporan mengenai kejadian almarhumah dr. Icha, saya sudah memerintahkan kepada para terapis yang ada di Polda NTT ini untuk membantu," ujar Kapolda NTT di Markas Polda NTT, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga:
Ia menyebut keluarga dr. Icha kemudian dihubungi oleh salah salah satu terapis mereka yang juga merupakan sejawat dari almarhumah dr. Icha.

Pada saat yang sama diberi jawaban bahwa penanganan mental dr. Icha telah ditangani oleh psikiater sehingga bantuan terapi tersebut tidak sempat dilakukan.

"Sudah berusaha menghubungi keluarga dengan tujuan membantu supaya menetralkan depresinya. Namun sangat disayangkan almarhumah menolak karena sudah dirawat atau ditangani psikiater. Andaikata almarhumah berkenan kita bantu mungkin bisa berbeda ceritanya," ujar Kapolda.

Pasca itu mereka menolong seorang anak dengan beban psikologis hingga pulih yang mana sebelumnya sempat mencoba mengakhiri hidupnya sendiri.

"Bahkan setelah kejadian dr. Icha itu saya mendapat laporan kejadian di Kabupaten Sikka kalau tidak salah itu ada juga. Ada seorang anak yang mau bunuh diri tapi Alhamdulillah orangtuanya menginformasikan ke kita sehingga bisa tertangani," ungkapnya.

Pasca pemulihan melalui terapi USEFT, anak tersebut dapat terselamatkan dan lebih stabil daripada sebelumnya.

"Sehingga sudah netral dan tak ada keinginan bunuh diri padahal sebelumnya orangtuanya pun hampir menyerah," lanjut dia.

Ia menegaskan terapi dari Polda NTT ini tidak dikenakan biaya dan yang terpenting ialah kemauan dari calon pasien sendiri.

Metode ini bahkan bisa dilakukan langsung baik maupun telepon atau secara online hingga pasien lebih stabil.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

Warga Terdampak Gempa Di Sikka Diberikan Terapi USEFT

Warga Terdampak Gempa Di Sikka Diberikan Terapi USEFT

Korban Gempa di Mbay-Nagekeo Dapat Bantuan Water Treatmen dari Kapolda NTT

Korban Gempa di Mbay-Nagekeo Dapat Bantuan Water Treatmen dari Kapolda NTT

Didampingi Ketua Komisi IV DPR RI dan Kapolda NTT, Kapolri Tinjau Kondisi Warga Terdampak Gempa Flores

Didampingi Ketua Komisi IV DPR RI dan Kapolda NTT, Kapolri Tinjau Kondisi Warga Terdampak Gempa Flores

Komentar
Berita Terbaru