Sebelum Meninggal Dunia, Dokter Icha Sempat Ditawari Kapolda NTT Ikuti Terapi USEFT
digtara.com -Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Rudi Darmoko, sempat menawari dr. Icha untuk menjalani terapi kesehatan mental dengan metode USEFT (Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique).
Baca Juga:
Kapolda lalu menghubungi terapisnya untuk dapat menawarkan metode ini digunakan sebagai pemulihan mentalnya.
Teknik USEFT ini bisa membantu menetralkan masalah kesehatan mental dari orang-orang yang mengalami phobia, trauma bahkan depresi sekalipun.
Sementara dr. Icha sebelumnya telah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang mendiagnosanya mengalami depresi berat dan guncangan mental yang dapat membahayakan diri sendiri.
"Sebenarnya begitu saya mendapatkan laporan mengenai kejadian almarhumah dr. Icha, saya sudah memerintahkan kepada para terapis yang ada di Polda NTT ini untuk membantu," ujar Kapolda NTT di Markas Polda NTT, Sabtu (4/7/2026).
Baca Juga:Ia menyebut keluarga dr. Icha kemudian dihubungi oleh salah salah satu terapis mereka yang juga merupakan sejawat dari almarhumah dr. Icha.
Pada saat yang sama diberi jawaban bahwa penanganan mental dr. Icha telah ditangani oleh psikiater sehingga bantuan terapi tersebut tidak sempat dilakukan.
"Sudah berusaha menghubungi keluarga dengan tujuan membantu supaya menetralkan depresinya. Namun sangat disayangkan almarhumah menolak karena sudah dirawat atau ditangani psikiater. Andaikata almarhumah berkenan kita bantu mungkin bisa berbeda ceritanya," ujar Kapolda.
Pasca itu mereka menolong seorang anak dengan beban psikologis hingga pulih yang mana sebelumnya sempat mencoba mengakhiri hidupnya sendiri.
"Bahkan setelah kejadian dr. Icha itu saya mendapat laporan kejadian di Kabupaten Sikka kalau tidak salah itu ada juga. Ada seorang anak yang mau bunuh diri tapi Alhamdulillah orangtuanya menginformasikan ke kita sehingga bisa tertangani," ungkapnya.
"Sehingga sudah netral dan tak ada keinginan bunuh diri padahal sebelumnya orangtuanya pun hampir menyerah," lanjut dia.
Ia menegaskan terapi dari Polda NTT ini tidak dikenakan biaya dan yang terpenting ialah kemauan dari calon pasien sendiri.
Metode ini bahkan bisa dilakukan langsung baik maupun telepon atau secara online hingga pasien lebih stabil.
Baca Juga:
Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian
Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa
Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere
Warga Terdampak Gempa Di Sikka Diberikan Terapi USEFT
Korban Gempa di Mbay-Nagekeo Dapat Bantuan Water Treatmen dari Kapolda NTT