Terapi USEFT Jadi Ikhtiar Kapolda NTT Jamin Kesehatan Mental Anggota dan Masyarakat
digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima dua penghargaan Rekor MURI dunia atas inovasi pelayanan kesehatan mental melalui metode Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique (USEFT) yang telah menjangkau ribuan anggota Polri dan masyarakat.
Baca Juga:
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda NTT Brigjen Pol Faizal, Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta pengurus, para Pejabat Utama Polda NTT, Direktur SBMS sekaligus Praktisi USEFT Coach Agus E.H. beserta istri, para terapis, serta tamu undangan lainnya.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan MURI.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama, melainkan menjadi penanda bahwa Polri terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Bagi kami, penghargaan Rekor MURI ini bukanlah tujuan utama. Penghargaan ini hanyalah sebuah penanda bahwa ada ikhtiar yang sedang kita lakukan bersama untuk menghadirkan manfaat bagi sesama," ujar Kapolda.
Baca Juga:Kapolda menegaskan, program terapi kesehatan mental melalui metode USEFT lahir dari kepedulian terhadap pentingnya kesehatan mental, baik bagi anggota Polri yang setiap hari menghadapi tekanan tugas maupun masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis.
Menurutnya, anggota Polri yang sehat secara mental akan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, penuh empati, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Karena itu, penguatan kesehatan mental menjadi bagian penting dalam membangun institusi Polri yang semakin profesional dan Presisi.
Kapolda berharap inovasi tersebut tidak berhenti hanya pada pencapaian rekor, tetapi mampu menginspirasi semakin banyak anggota Polri untuk menjadi penggerak dalam memberikan dukungan kesehatan mental kepada sesama.
"Kami berharap semakin banyak anggota Polri yang tergerak menjadi penolong, menjadi pendengar, menjadi penguat bagi sesama. Menjaga kesehatan mental bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," ungkapnya.
"Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada Bapak Kapolda beserta seluruh jajaran yang telah berkenan memfasilitasi MURI untuk menyaksikan secara langsung salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda NTT," ujarnya.
Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere
Jumlah Korban Gempa Flores Terus Bertambah Jadi 73 Orang, Tim SAR Gabungan Terus Lalukan Penyisiran
Fasilitas Terbatas, Dokkes Polri dan Polda NTT Bantu Persalinan Ibu Korban Gempa di Tenda Pengungsian
Penuhi Kebutuhan Makan Pengungsi, Polres Nagekeo dan Brimobda NTT Buka Dapur Lapangan
Warga Terdampak Gempa Di Sikka Diberikan Terapi USEFT