Ratusan Warga Binaan Lapas Wanita dan Lapas Dewasa Kupang Dapat Terapi USEFT
digtara.com -Ratusan warga binaan di Lapas Perempuan dan Lapas dewasa Kupang mendapat terapi USEFT pada Selasa (30/6/2026).
Baca Juga:
Ada sekitar 420 orang mendapatkan terapi tersebut terdiri dari 65 orang warga binaan di Lapas perempuan dan 355 orang di Lapas dewasa.
Ratusan warga binaan ini mendapat terapi dari Kompol Dwi Chrismawan (Kabag Psikologi Biro SDM Polda NTT), Kompol Prasetyo Dwi Laksono (Kasubbagpsipol Biro SDM Polda NTT), AKP Juan A. Djara (Kasubbagpsipers Biro SDM Polda NTT), Penda Tk I Velmi Langkameng (Paurpsipol Biro SDM Polda NTT), Penda Dorkas Loin (Paurpsipers Biro SDM Polda NTT) dan staf Psikologi Biro SDM Polda NTT.
Pelaksanaan terapi massal Ultimate SBMS Emotional Freedom Technigue (USEFT) terhadap warga binaan ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke - 80 tahun 2026.
Terapi ini juga sebagai upaya meningkatkan kesehatan mental dan keseimbangan emosi.
Baca Juga:Latihan metode terapi USEFT ini untuk mencegah dan membuang semua emosi negatif yang dialami serta menyerap/ menyimpan emosi positif bagi para peserta.
Para warga binaan dan staf Lapas pun serius mengikuti tahapan demi tahapan terapi USEFT ini.
Pasca menjalani terapi massal USEFT, para warga binaan merasakan perasaan hati lega, lebih tenang dan rileks, pikiran nyaman serta merasakan tidak ada lagi beban di dalam hati.
Warga Binaan berterima kasih atas pelayanan terapi USEFT kerjasama Kanwil Ditjenpas NTT dengan Polda NTT.
Mereka berharap kegiatan ini rutin dilaksanakan bagi warga binaan.
Terapi ini juga sebagai upaya preventif dan promotif dalam menjaga kesehatan mental para warga binaan.
Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai pentingnya kesehatan mental.
Warga binaan diberikan pemahaman mengenai hubungan antara pikiran, emosi, dan performa individu saat menghadapi tekanan.
Peserta kemudian melakukan identifikasi terhadap berbagai emosi negatif yang dirasakan, antara lain kecemasan, ketakutan, keraguan, tekanan serta pikiran-pikiran negatif lainnya.
Baca Juga:Dalam proses tersebut, peserta diajak menerima kondisi dirinya dengan ikhlas, melepaskan berbagai emosi negatif, memperkuat keyakinan diri, serta membangun optimisme dan ketenangan batin melalui pendekatan spiritual.
USEFT merupakan metode yang dikembangkan Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko bersama tim riset dari SBMS Institute.
Pendekatan tersebut digunakan untuk membantu menciptakan keseimbangan diri, mengelola tekanan emosional, serta meningkatkan kualitas kesehatan mental dan ketahanan diri.
Program itu memperluas manfaat terapi kesehatan mental, tidak hanya bagi internal personel Polri, tetapi juga bagi masyarakat.
Pengembangan USEFT bersama SBMS Institute menjadi salah satu inovasi Polda NTT dalam menghadirkan pendekatan baru untuk memperkuat kualitas personel dan masyarakat.
Melalui metode yang mengedepankan keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa, warga binaan diharapkan mampu mengelola emosi, menjaga ketenangan diri, serta meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:
Casis Polri Panda Polda NTT Diberi Terapi USEFT
Polda NTT Gelar Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke 80
Belasan Tahanan Polres TTS Jalani Terapi Pemuilihan Kesehatan Mental
Terapi USEFT Polres Rote Ndao Menyasar Tahanan dan Warga Binaan di Lapas Rote Ndao
Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional