Ini Penjelasan Anggota DPRD Kabupaten TTU Yang Diduga Intimidasi Dokter
Baca Juga:
Mereka hanya meminta penjelasan soal langkah penanganan dan hasil pemeriksaan terhadap pasien.
Namun, saat itu dokter Icha hanya menjelaskan bahwa, penanganan dilakukan sesuai SOP dan tidak memberikan penjelasan soal hasil pemeriksaan darah pasien.
Kendati demikian, ujar Norbertus, setelah menerima penjelasan dari dokter Nur, mereka kemudian menyampaikan terima kasih atas penjelasan tersebut di hadapan Direktris RSU Leona, fokter Nur dan dokter Icha.
Sebelum pulang mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada direktris RSU Leona, dokter dan dokter Icha semua tenaga medis yang berada di IGD.
Baca Juga:Dokter Icha, salah satu dokter di rumah sakit Leona Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT mengalami intimidasi hingga trauma.
Ia diintimidasi dua oknum anggota DPRD Kabupaten TTU saat menangani pasien.
Trauma dan tekanan psikis yang dialami sampai menyebabkan dokter Icha jatuh sakit dan harus menjalani perawatan intensif.
Viktor E. Manbait, salah satu kerabat korban membenarkan kejadian ini.
Ia pun membeberkan kronologi dugaan intimidasi yang dialami dokter Icha.
Pasien anak dirujuk dari RSUD Kefamenanu dan langsung ditangani oleh dr. Icha yang saat itu bertugas sebagai dokter jaga.
"Dalam memberikan pelayanan, dr. Icha melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter spesialis sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan konsultasi medis dengan dokter ahli sesuai SOP, pasien belum direkomendasikan untuk diberikan vaksin tertentu.
Selain itu, RS Leona tidak memiliki stok vaksin yang diminta keluarga pasien.
Baca Juga:Dokter Icha menjelaskan kondisi tersebut kepada keluarga pasien.
Namun, keluarga pasien tidak menerima penjelasan yang diberikan dan meminta agar pasien segera diberikan vaksin.
Dalam situasi tersebut, salah seorang anggota keluarga pasien berbicara dengan nada tinggi kepada dr. Icha dan mengaku sebagai anggota DPRD Kabupaten TTU.
Lansia di Kabupaten TTU Tebas Anaknya dengan Parang
Tangani Dugaan Korupsi Dana Desa, Penyidik Polres TTU Temukan Penyelewengan Ratusan Juta Rupiah
Pelajar Kelas I SMP di Kabupaten TTS Tenggelam dan Meninggal Dunia
Polres TTU Bagi Takjil Kepada Warga dan Organisasi Mahasiswa
Polda NTT Bongkar Sindikat Peredaran Upal Ratusan Juta Rupiah di NTT