Sabtu, 19 September 2026

Siswi SMP di Nagekeo Diperkosa Lima Pemuda Bergiliran dan Berulang Kali, Polisi Tuntaskan Penanganan Perkara

Imanuel Lodja - Sabtu, 20 Juni 2026 10:30 WIB
Siswi SMP di Nagekeo Diperkosa Lima Pemuda Bergiliran dan Berulang Kali, Polisi Tuntaskan Penanganan Perkara
Lima Tersangka pemerkosaan seorang siswi SMP di Nagekeo dilimpahkan ke Kejaksaan Ngada
Namun korban curiga karena saat dekat dengan rumah Bastian, ia malah berbelok arah menuju tempat jual molen di pasar Rabu.

Baca Juga:

Bastian malah menelepon beberapa temannya agar bertemu di tempat pangkas rambut.

Bastian pun langsung menuju ke arah Olakile dan berhenti di salah satu bangunan seperti kios yang merupakan tempat pangkas rambut.

Bastian menarik paksa korban untuk masuk ke tempat pangkas rambut milik tersangka Angga

Bastian dan Angga menutup mulut korban dan menyuruh korban membuka baju.

Karena korban menolak, Bastian dan Angga memukul kepala korban dan membanting korban ke kasur di lantai.

Baca Juga:
Kemudian Bastian, Angga dan Alfan menarik dan membanting korban di atas kasur hingga korban terjatuh dan tertidur di atas kasur.

Alfan mencekik leher korban, sementara Angga menutup mulut korban dengan tangan kanannya. Lalu Hendra mematikan lampu dalam ruangan tersebut.

Bastian membuka paksa pakaian korban dan menyetubuhi korban. Korban berusaha melawan namun Alfan mencekiknya.

Berturut-turut korban disetubuhi oleh Alfan disusul Angga, Jeri dan Hendra.

Korban pun merasa sangat lemah dan sudah tidak sadarkan diri.

Sekitar setengah jam, korban tersadar namun sudah tidak ada tenaga,

Ia melihat Bastian dan empat rekannya tidur di samping korban.

Saat korban berusaha untuk bangun, tersangka Bastian dan keempat rekannya juga tersadar.

Hendra menekan kedua kaki korban dan Alfan memegang tangan kiri dan Angga memegang tangan kanan korban.

Aksi berikut nya kembali dilakukan Bastian disusul Hendra, Alfan, Angga dan Jeri.

Baca Juga:
Korban pun pingsan dan tertidur karena kehabisan tenaga.

Saat korban sadar, Bastian kembali melakukan aksi bejatnya, kemudian pergi meninggalkan korban.

Aksi berikut nya dilakukan lagi oleh Alfan diikuti Angga dan Jeri serta terakhir Hendra.

Walau merasakan sakit, korban berusaha mengenakan kembali pakaian dan hendak pulang.

Namun semua enggan mengantar pulang korban dengan berbagai alasan.

Alfan akhirnya mengantar pulang korban dengan sepeda motor. Namun saat pulang, mereka bertemu Bastian yang mengancam agar korban tidak melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cabuli Siswi SMP Hingga Belasan Kali, Pria di Alor-NTT Diamankan Polisi

Cabuli Siswi SMP Hingga Belasan Kali, Pria di Alor-NTT Diamankan Polisi

HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo

HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo

Tersangka dan Barang Bukti Kasus BBM di Nagekeo Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka dan Barang Bukti Kasus BBM di Nagekeo Dilimpahkan ke Kejaksaan

Presiden Prabowo Cek Dapur Lapangan Polri dan Water Treatment di Posko Pengungsian Danga

Presiden Prabowo Cek Dapur Lapangan Polri dan Water Treatment di Posko Pengungsian Danga

Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo

Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo

Hadirkan Internet Gratis, Polres Nagekeo Pasang Wontech Bagi Warga Pengungsi

Hadirkan Internet Gratis, Polres Nagekeo Pasang Wontech Bagi Warga Pengungsi

Komentar
Berita Terbaru