Jumat, 19 Juni 2026

Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Imanuel Lodja - Jumat, 19 Juni 2026 08:00 WIB
Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
net
Ilustrasi.
Saat dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali.

Baca Juga:

Korban pertama kali ditemukan oleh S yang juga kerabat korban di rumah milik kakeknya, almarhum JB di Kampung Tawo Rara.

Pasca menerima laporan dari keluarga, aparat Polres Sumba Barat Daya bersama Polsek Kota Tambolaka mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Proses evakuasi dipimpin Kapolsek Kota Tambolaka, AKP Abong Kolondam dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya, drg. Yulianus Kaleka.

Kanit Reskrim Polsek Kota Tambolaka mengajukan permohonan Visum Et Repertum (VER) ke Puskesmas Watu Kawula.

Jenazah kemudian diserahkan kepada petugas medis untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:
Keluarga menduga korban mengalami tekanan setelah kejadian tersebut.

Namun demikian, penyebab pasti peristiwa ini masih menunggu hasil penyelidikan aparat dan pemeriksaan medis.

Kasus ini masih dalam penyelidikan mendalam untuk memastikan tidak ada unsur pidana lain.

Namun informasi yang diperoleh, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan maupun keterlibatan pihak lain yang secara langsung menyebabkan kematian korban.

Kasatreskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam membenarkan kasus ini dan mengaku kalau pihaknya masih menunggu laporan dari anggota di lapangan.

"Anggota kami masih olah TKP dan kami menunggu laporannya," ujar Kasat pada Kamis (18/6/2026).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Para orang tua juga diimbau untuk memperkuat komunikasi dengan anak dan meminta warga tidak menyebarkan foto korban di media sosial.

Masyarakat sekitar juga dapat memberikan perhatian terhadap kejadian tersebut.

Pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat diharapkan turut memberikan dukungan moril kepada keluarga korban serta membantu menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berkas Perkara Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur P21, Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Perkara Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur P21, Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Kasus Penganiayaan P21, Polres Sumba Barat Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Kasus Penganiayaan P21, Polres Sumba Barat Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Mabuk Miras, Residivis di Kupang Aniaya Perempuan dan Tikam Warga

Mabuk Miras, Residivis di Kupang Aniaya Perempuan dan Tikam Warga

Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing

Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing

Polda NTT Punya Wakapolda Baru

Polda NTT Punya Wakapolda Baru

Komentar
Berita Terbaru