Kesalahpahaman Berujung Damai, Anggota Brimob dan TNI Di Manggarai Barat Saling Memaafkan
Baca Juga:
Namun ketiganya mengaku kalau para korban ditikam oleh orang tidak dikenal dan bukan oleh mereka. Mereka kemudian ke Kodim melaporkan kejadian ini.
Ketiga oknum anggota Kodim 1630/ Manggarai Barat ini diamankan di Mako Kodim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal setelah sejumlah personel Brimob mengikut acara misa syukuran pelantikan anggota Brimob Bripda JGR di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatam Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
"Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Namun setelah kegiatan selesai dan memasuki dini hari, terjadi kesalahpahaman komunikasi yang kemudian memicu gesekan spontan antar beberapa anggota di lapangan," jelas Kabid Humas.
Baca Juga:Personel yang berada di lokasi segera mengambil langkah cepat untuk melerai dan meredam situasi sehingga tidak berkembang lebih jauh.
Selanjutnya, pimpinan Polres Manggarai Barat langsung mengarahkan seluruh personel kembali ke markas kompi secara tertib guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Kabid Humas menegaskan bahwa fokus utama adalah memastikan seluruh personel yang mengalami luka mendapatkan penanganan medis terbaik.
Tim gabungan Propam dan POM AD melakukan pendalaman secara objektif untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang terjadi.
Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses berjalan transparan, profesional, dan berdasarkan fakta yang sebenarnya.
Polri-AFP dan PNTL Bertemu di Belu Bahas Sinergitas Penanganan Kejahatan Transnasional
Pindah Ke Itwasum Polri, Kombes Enrico Silalahi Serahkan Jabatan Irwasda ke Kapolda NTT
Dua Kali Mangkir Dipanggil Sebagai Saksi Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa, Kades di Sumba Barat Daya Dijemput Polisi
Tumpahan Minyak Cemari Perairan Semau, Direktur Polairud Polda NTT Terjunkan Tim
Satresnarkoba Polres Ende Bongkar Jaringan Peredaran Ganja, Satu Pelaku Masih Buron