Tim Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan di NTT
digtara.com -Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri berkunjung ke Polda NTT untuk penelitian strategis di wilayah Polda NTT dan jajaran Polres selama tiga hari atau mulai 2 hingga 5 Juni 2026.
Baca Juga:
Tim peneliti dipimpin Ketua Tim Puslitbang Polri, Kombes Pol Danang Sarifudin bersama Pembina Tk I Ahmad Munif, Penata Tk I Mulyanto serta narasumber Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T. dari FMIPA Universitas Indonesia.
Tim diterima Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko didampingi Irwasda dan sejumlah pejabat utama Polda NTT.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa kunjungan Tim Puslitbang Polri sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan Polri dalam menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.
"Kehadiran Tim Puslitbang Polri di Polda NTT merupakan langkah strategis untuk memperoleh data dan masukan dari satuan kewilayahan terkait berbagai program prioritas Polri. Kapolda NTT menyambut baik kegiatan ini karena hasil penelitian nantinya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi peningkatan kinerja Polri di lapangan," jelas Kombes Pol Henry Novika Chandra pada Selasa (2/6/2026).
Salah satu fokus penelitian yang dilakukan adalah optimalisasi Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas Polri guna penanganan unjuk rasa berpotensi konflik dalam rangka mewujudkan Harkamtibmas.
Baca Juga:
"Almatsus Dalmas dirancang untuk mendukung pendekatan preemtif, preventif, persuasif, dan humanis dalam pengamanan unjuk rasa. Peralatan tersebut meliputi helm, tameng, tongkat Dalmas, body protector, kendaraan taktis, hingga perlengkapan pendukung lainnya yang bertujuan melindungi personel sekaligus menjamin hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum," ujar Kombes Pol Danang.
Menurutnya, penelitian ini dilakukan karena masih ditemukan sejumlah tantangan di lapangan, seperti keterbatasan jumlah peralatan, kondisi perlengkapan yang memerlukan peremajaan, kebutuhan pelatihan personel yang berkelanjutan, hingga penyesuaian terhadap dinamika karakteristik aksi unjuk rasa yang terus berkembang.
"Melalui penelitian ini kami ingin memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi Almatsus Dalmas di tingkat kewilayahan sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah optimalisasi yang tepat untuk mendukung penanganan unjuk rasa secara efektif, aman, dan tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia," tambahnya.
Selain penelitian terkait Almatsus Dalmas, Tim Puslitbang Polri juga melaksanakan penelitian mengenai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan guna mewujudkan swasembada pangan.
Hari Pancasila di Polda NTT, Irwasda Polda NTT Ingatkan Nilai Pancasila Harus Jadi Pedoman Anggota Polri
Otopsi Jenazah Korban Penembakan di Sumba Barat Daya Keluarkan Proyektil Peluru
Propam Polda NTT Bersih-bersih Pantai Pasir Panjang
Polda NTT Antisipasi Kejahatan Jalanan Melalui Patroli Gabungan
Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata
Tim Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan di NTT
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama ke Tanah Air
Fase Armuzna Berakhir, Kemenhaj Pastikan Mina Clear dan Siapkan Kepulangan Jemaah
Mangkir Dari Panggilan Polisi Kasus Korupsi Bantuan Kapal Penangkap Ikan di Ende, Mantan Pejabat Kemensos RI Diamankan Polres Ende di Bandung
Sempat Kritis, Petani Yang Jatuh dari Pohon Pinang Meninggal Dunia
Korban Masih Sekarat, Keluarga Korban Pengeroyokan di Kabupaten TTU Gelar Ritual Adat
Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal