Kamis, 21 Mei 2026

Istri Jadi PMI di Malaysia, Suami di Kupang Malah Hidup Bersama Perempuan Lain

Imanuel Lodja - Kamis, 21 Mei 2026 13:15 WIB
Istri Jadi PMI di Malaysia, Suami di Kupang Malah Hidup Bersama Perempuan Lain
ist
Orias, terduga kasus zinah saat diamankan polisi dari Ditres PPA dan PPO Polda NTT

digtara.com -YIT alias Yane (39), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Kupang, NTT sudah beberapa tahun bekerja di Malaysia.

Baca Juga:

Pada tahun 2018, korban berangkat bekerja ke Malaysia atas persetujuan suaminya, A demi membantu kebutuhan ekonomi keluarga.

Selama bekerja di luar negeri, korban rutin mengirim uang kepada suaminya untuk kebutuhan sehari-hari hingga pembangunan rumah tinggal mereka di Kabupaten Kupang.

Namun saat kembali ke daerah asal di Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang pada 16 Mei 2026, korban mendapatkan informasi bahwa suaminya, OPF alias Orias (51) diduga telah hidup bersama dengan perempuan lain, OAS alias Orni (27).

Orias telah hidup bersama Orni, perempuan asal Niki-niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS selama kurang lebih satu tahun dan bahkan telah memiliki seorang anak yang baru berusia satu bulan.

Merasa sakit hati dan dirugikan secara moral maupun rumah tangga, korban akhirnya membuat pengaduan resmi ke Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTT.

Baca Juga:
Tim Zero Ditres PPA dan PPO kemudian melakukan serangkaian tindakan kepolisian mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara, mengamankan para terduga pelaku, mendampingi korban membuat laporan polisi di SPKT Polda NTT, hingga menyerahkan para pihak kepada penyidik untuk proses lebih lanjut.

Tim Zero yang dipimpin AKP Djafar A. Alkatiri aparat mengamankan dua terduga pelaku pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 17.55 WITA untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda NTT.

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT, Kombes Pol. Dr. Nova Irone Surentu menjelaskan bahwa penanganan kasus tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan perselingkuhan suaminya selama dirinya bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).

"Begitu menerima pengaduan masyarakat, Tim Zero langsung bergerak cepat mendatangi lokasi dan mengamankan para terduga untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Kombes Pol. Dr. Nova Irone Surentu pada Kamis (21/5/2026).

Dirres PPA dan PPO Polda NTT menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan keluarga, akan ditangani secara serius dan profesional.

"Kami mengedepankan penanganan yang humanis, profesional, dan sesuai aturan hukum. Setiap pihak tetap memiliki hak yang sama dalam proses pemeriksaan dan penyidikan," tegas Kombes Pol. Dr. Nova Irone Surentu.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga komitmen dalam rumah tangga serta menyelesaikan persoalan keluarga melalui komunikasi yang baik dan jalur hukum yang benar apabila terjadi konflik.

"Ketahanan keluarga sangat penting untuk dijaga. Kami mengajak masyarakat menghindari tindakan yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga dan berdampak pada anak maupun keluarga besar," pungkasnya.

Saat ini perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh penyidik Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tidak Penuhi Panggilan Polisi, Terduga Pelaku Penikaman di Rote Ndao Diamankan Polisi

Tidak Penuhi Panggilan Polisi, Terduga Pelaku Penikaman di Rote Ndao Diamankan Polisi

Curi Sepeda Motor dan Jadi Tersangka, Remaja Pria di Kupang Diserahkan ke Jaksa

Curi Sepeda Motor dan Jadi Tersangka, Remaja Pria di Kupang Diserahkan ke Jaksa

Cemburu Istri di Jakarta Pasang Foto Mantan Pacar, Pria di Kupang Aniaya Balita Usia Tujuh Bulan

Cemburu Istri di Jakarta Pasang Foto Mantan Pacar, Pria di Kupang Aniaya Balita Usia Tujuh Bulan

Dua PMI Ilegal Meninggal di Perairan Malaysia, Polda NTT Bantu Ambil Sampel DNA Kerabat

Dua PMI Ilegal Meninggal di Perairan Malaysia, Polda NTT Bantu Ambil Sampel DNA Kerabat

Siswa SMP Adhyaksa 2 Kupang Diingatkan Bijak dalam Bermedia Sosial

Siswa SMP Adhyaksa 2 Kupang Diingatkan Bijak dalam Bermedia Sosial

Hendak Buka Lapak Jualan di Pasar Mingguan, Pedagang Barang Mainan Anak Malah Meninggal Dunia

Hendak Buka Lapak Jualan di Pasar Mingguan, Pedagang Barang Mainan Anak Malah Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru