Hadirkan Eco Wisata Dalam Mako, Polres Kupang Ciptakan Suasana Berbeda di Lingkungan Kerja
Baca Juga:
Di lokasi tersebut terdapat tiga kolam ikan dan empat kolam ikan lele bioflok. Satu kolam bioflok dipelihara sekitar 600 ekor ikan lele. Ribuan ikan lele dan mujair dilepas dalam kolam lain.
Dari hasil panen ikan lele, sudah disuplai juga ke dapur SPPG untuk kepentingan MBG dan dijual. Hasil penjualan menjadi kas untuk Bhayangkari.
Baca Juga:Kapolres ingin memperkenalkan konsep ekowisata berbasis integrasi antara pertanian, peternakan, dan perikanan.
Kawasan ini merupakan gebrakan dalam mengolah lahan tidur menjadi produktif, bernilai ekonomi, sekaligus edukatif bagi masyarakat.
Sistem integrasi yang memadukan ekosistem alami ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Tidak hanya itu, tersedia pula fasilitas place to stay the night atau area khusus bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana malam di tengah alam.
Untuk menambah kenyamanan, tersedia pula lopo-lopo unik sebagai tempat bersantai, acara komunitas, berkumpul bersama keluarga, maupun sebagai spot foto yang eksotis. Selain itu disiapkan satu cafe yang siap melayani pengunjung dengan aneka menu makanan dan minuman.
Baca Juga:Hamparan sawah hijau, kebun pisang, serta area peternakan yang terdiri dari kambing, kuda, ayam, itik dan sapi semakin memperkaya panorama alam di lokasi tersebut.
Selain itu, kawasan ekowisata ini juga dilengkapi dengan arena bermain yang ramah keluarga, menjadikannya destinasi wisata edukasi sekaligus rekreasi.
Kehadiran kolam air tawar dan area rawa yang menjadi habitat ikan liar turut menambah keanekaragaman ekosistem di dalamnya.
Kapolres Kupang berharap ekowisata Tantya Sudirajati dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi dalam pemanfaatan lahan secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan
Kapolres mengatakan, upaya ini merupakan bentuk nyata dari pemanfaatan sumber daya dan lingkungan yang ada di sekitar Mako Polres Kupang.
Baca Juga:"Kita ingin menjadikan kawasan ini tidak hanya hijau dan produktif, tapi juga menjadi tempat edukasi dan rekreasi bagi masyarakat," ujarnya.
Mantan Kapolres Malaka ini juga menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari langkah inovatif Polres Kupang dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan hidup.
Lansia di Kupang Ditemukan Meninggal dalam Rumah dengan Kondisi Membusuk
Kapolresta Kupang Kota Buat Sejumlah Inovasi, Kapolda NTT Beri Apresiasi
Amankan Dua Pencuri Traktor Tangan, Polres Kupang Buru Dua Pelaku Lainnya
Tenggelam Dalam Kali, Remaja di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
Gagal Bertemu Gubernur NTT, Demo Mahasiswa-Sopir Pick Up Bentrok