Selamatkan Adik, Siswa SMP di Kupang Malah Terseret Arus dan Meninggal Dunia
digtara.com -Sean A. Manggi (15), pelajar SMP di Kabupaten Kupang, NTT tewas terseret arus saat mandi di bendungan Kali Manikin, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Baca Juga:
Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 19 April 2026 siang sekitar pukul 11.30 wita.
Kasus anak tenggelam saat mandi di Kali Manikin ini langsung dilaporkan Roy yang juga ketua RT 017/RW 008, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah ke Polsek Kupang Tengah.
Baca Juga:Pada Minggu siang, korban dan beberapa rekannya seperti Juventus Muda (12), Imanuel Nenotek (14), Garin Pollo Molle (15) dan Satria Manggi (10) datang ke bendungan kali Manikin Desa Mata Air sekitar pukul 10.30 wita untuk mandi.
Hanya Garin Pollo Molle yang tidak mandi. Garin memilih duduk di pinggir kali sambil melihat temannya mandi.
Beberapa saat kemudian, Garin melihat Satria Manggi telah terbawa arus.
Kemudian korban Sean Manggi mengikuti dan berusaha untuk menarik Satria, namun korban juga terbawa arus.
Melihat kejadian itu, Imanuel Nenotek mengambil sebatang bambu dari pinggir kali untuk menolong korban.
Baca Juga:Ia memberikan ujung bambu kepada Satria dan Satria berhasil diselamatkan.
Imanuel Nenotel kemudian hendak memberikan bambu ke korban Sean Manggi.
Namun korban Sean sudah terbawa arus dan tidak terlihat lagi.
Garin dan Imanuel bersama salah satu warga setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga korban.
Baca Juga:Anggota piket Polsek Kupang Tengah mendatangi lokasi kejadian. Saat itu korban sudah ditemukan oleh warga.
Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan tindakan medis oleh perawat di ruang IGD RSUD SK Lerik.
Keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat penolakan otopsi.
Baca Juga:Kapolres Kupang, AKBP Rudi JJ Ledo yang dikonfirmasi pada Senin (20/4/2026) membenarkan kejadian ini.
Kapolres menyebutkan kalau pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.
Tiga Perwira Polres Kupang Dimutasi, Kapolres Minta Pejabat Bangun Kerjasama Dengan Semua Unsur
Kasus Penggelapan Tuntas, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Yang Sempat Buron Diserahkan ke Kejaksaan
Diduga Korsleting Pada Audio, Satu Unit Mobil Avanza Terbakar saat Melaju dari Kabupaten TTS
Tiga Ton Bantuan Polresta Kupang Kota Bagi Korban Gempa Flores
Dua Pemuda di Kupang Ribut di Lokasi Wisata, Polisi Turun Tangan