Kamis, 03 September 2026

Warga Kupang Serahkan Anak Panah Ambon ke Polisi

Imanuel Lodja - Jumat, 17 April 2026 15:40 WIB
Warga Kupang Serahkan Anak Panah Ambon ke Polisi
Empat buah anak panah diserahkan warga ke polisi

digtara.com -Yermis Mbeo, warga Desa Kiumasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan empat buah anak panah kepada pihak kepolisian di Polres Kupang, Kamis (16/4/2026) petang.

Baca Juga:

Penyerahan dilakukan Yermis Mbeo kepada Kabag Logistik Polres Kupang, AKP Viktor Nenotek.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sabhara Polres Kupang Iptu Hariyadi, Bhabinkamtibmas Fatuleu Aipda Rainhard Ataupah, Aipda Gilimond Saik, serta Babinsa Camplong Serma Jemes Tse.

Anak panah tersebut ditemukan di wilayah Dusun 4, Desa Kiumasi, Kecamatan Fatuleu beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Barang yang diserahkan berupa empat buah anak panah atau yang dikenal sebagai panah Ambon, yang diduga berpotensi digunakan dalam aksi kekerasan.

Penyerahan ini berlangsung di tengah upaya aparat keamanan menjaga situasi Kamtibmas pasca kericuhan antar kelompok masyarakat di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang beberapa hari yang lalu.

Pihak kepolisian menerima barang tersebut sebagai barang temuan dan mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan maupun menggunakan benda berbahaya yang dapat memicu gangguan keamanan.

Langkah warga menyerahkan anak panah tersebut diapresiasi dan dinilai membantu aparat dalam mencegah potensi konflik lanjutan di wilayah Fatuleu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nelayan di Kabupaten Kupang Temukan Mayat Pria di Perairan Oeteta

Nelayan di Kabupaten Kupang Temukan Mayat Pria di Perairan Oeteta

Warga Keluhkan Bunyi Musik Hingga Dinihari, Kapolsek Maulafa Langsung Turun ke Lokasi

Warga Keluhkan Bunyi Musik Hingga Dinihari, Kapolsek Maulafa Langsung Turun ke Lokasi

Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan

Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan

Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana

Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana

Mantan Rektor Aniaya Rektor IAKN di Halaman Kampus

Mantan Rektor Aniaya Rektor IAKN di Halaman Kampus

Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga

Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga

Komentar
Berita Terbaru