Ditemukan Warga Dalam Pondok, BBKSDA NTT Lepasliarkan Anakan Komodo Ke Habitat Alami
digtara.com -Seekor anakan biawak komodo dilaporkan masuk ke pondok milik warga di Dusun Londang, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga:
Warga kemudian melaporkan kepada Arsyad, mitra BBKSDA NTT di wilayah Pota, yang segera berkoordinasi dengan petugas untuk penanganan lebih lanjut.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT kemudian menangani temuan warga ini pasca mendapatkan laporan pada Senin (5/4/2026).
Satwa yang dilindungi tersebut selanjutnya diperiksa dan dilepasliarkan
Baca Juga:
BBKSDA NTT menurunkan Unit Penanganan Satwa untuk mengamankan dan memeriksa individu komodo itu.
Pemeriksaan meliputi pengukuran, pemasangan PIT tag (microchip), serta pengambilan sampel darah.
Hasil identifikasi menunjukkan komodo tersebut memiliki panjang tubuh 42 centimeter dengan berat 0.08 kilogram dan termasuk dalam kelas umur hatchling atau anakan baru menetas.
Setelah diperiksa, komodo tersebut dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan Watu Pajung, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga:
Pelepasliaran dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian habitat dan kondisi individu yang masih sangat muda.
agar lebih aman dari ancaman predator dan memiliki kesempatan beradaptasi lebih baik di alam liar.
Kepala Balai Besar KSDA NTT, Adhi Nurul Hadi mengatakan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat sangat penting dalam penanganan konflik satwa liar, khususnya satwa yang dilindungi.
Ia mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini. "Langkah cepat tersebut sangat membantu upaya penanganan agar dapat dilakukan secara aman, baik bagi warga maupun bagi satwa," ujarnya pada Rabu (8/4/2026).
Baca Juga:
Ia menambahkan, kemunculan komodo di sekitar pemukiman perlu disikapi dengan hati-hati dan tidak boleh direspons dengan tindakan yang membahayakan satwa.
"Komodo merupakan satwa dilindungi yang harus dijaga bersama. Jika masyarakat menemukan satwa liar di sekitar pemukiman, segera laporkan kepada petugas agar penanganannya dapat dilakukan sesuai prosedur," katanya.
Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas
Hampir Dua Pekan disemayamkan di Manggarai Barat, Jenazah Dua WNA Austria Diberangkatkan ke Denpasar
Anakan Biawak Komodo di Manggarai Timur Masuk Ke Rumah Warga, Balai Besar KSDA NTT Turun Tangan
Kurun Waktu Satu Tahun, 20 Ekor Komodo Asal Flores Dijual Ke Luar NTT Dengan Harga Fantastis
Polisi-BBKSDA NTT Temukan Perangkap Komodo di Manggarai Timur Saat Patroli Terpadu
Pembatasan Kuota Turis di TNK Labuan Bajo Dapat Penolakan
Ini Respon Kapolres Alor Terkait Peristiwa Siswa SMK Meninggal Terkena Anak Panah
Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya
Perkemahan Prestasi Ma’arif NU Jateng Digelar Desember, Target 4.270 Peserta
PWNU Jateng Kick Off Hari Santri 2026, Perkuat Kolaborasi Pesantren dan Kampus
Dompet Dhuafa Luncurkan Kampung Zakat di Muktiharjo Kidul, Perkuat Dakwah dan Kecintaan terhadap Al-Qur’an
iPhone 18 Pro dan Pro Max Mulai Pre-Order 7 Oktober, Ini Penawaran Blibli, hello Store, dan iBox