Jumat, 03 April 2026

Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi

Imanuel Lodja - Jumat, 03 April 2026 14:00 WIB
Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi
ist
Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi
"Kami memastikan bahwa setiap tahapan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Polda NTT berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini hingga ke meja hijau, sekaligus memberikan rasa keadilan bagi korban dan keluarganya," tegasnya.

Baca Juga:

Polda NTT juga mengapresiasi dukungan masyarakat, tokoh adat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga situasi tetap kondusif selama proses rekonstruksi berlangsung.

Dengan rekonstruksi ini, penyidik diharapkan dapat semakin memperkuat konstruksi perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah NTT.

Misteri kematian tragis STN (14), pelajar kelas II SMP yang ditemukan di Kali Watuwogat, Desa Rubit, Kabupaten Sikka menemui titik terang.

Baca Juga:
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sikka mengamankan dua orang terduga pelaku.

Pelarian keduanya berakhir di dua lokasi berbeda setelah sempat meninggalkan Desa Rubit pasca hilangnya korban.

SG (ayah), dibekuk Tim Buser Polres Sikka di wilayah Nebe pada Selasa (24/2/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WITA.

Sementara itu, FGR (anak), diamankan di rumah keluarganya di Kampung Wolotopo, Kabupaten Ende, pada Selasa siang.

FGR diketahui merupakan siswa kelas IX SMP MBC Ohe atau kakak kelas dari korban. Korban dilaporkan hilang setelah pamit mengambil gitar di rumah FGR.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat (20/2/2026).

Baca Juga:
Setelah pencarian selama empat hari, warga dikejutkan dengan penemuan jasad korban di aliran Kali Watuwogat pada Senin (23/2/2026) siang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Tc. Hillers Maumere, korban diduga kuat merupakan korban penganiayaan berat sebelum akhirnya tewas.

STN (14), pelajar kelas II SMP MBC Ohe, Kabupaten Sikka, NTT sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (20/2/2026).

Ia pamit dari rumahnya di Dusun Romanduru, Kabupaten Sikka untuk mengambil gitar yang dipinjam seorang teman.

Jarak rumah korban dengan rumah yang dituju hanya sekitar 500 meter—jarak yang bagi warga setempat bukanlah sesuatu yang mengkhawatirkan.

Namun hingga Jumat petang, korban tanpa kabar. Hingga pukul 20.00 Wita, korban tak kembali.

Baca Juga:
Keluarga mencari ke rumah kerabat dan lingkungan sekitar.

Ironisnya, rumah yang terakhir didatangi korban diketahui dalam keadaan kosong sejak hari hilangnya korban.

Pada Minggu (22/2/2026), keluarga melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Kewapante, Polres Sikka-Polda NTT.

Aparat kepolisian bersama keluarga dan warga mulai menyisir sejumlah titik yang dicurigai.

Senin (23/2/2026) siang, pencarian kembali dilakukan dengan memperluas radius penyisiran.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pencuri Kendaraan di Manggarai Dibekuk Polisi

Pencuri Kendaraan di Manggarai Dibekuk Polisi

10 Keluarga di TTS Terdampak Patahan Tanah

10 Keluarga di TTS Terdampak Patahan Tanah

Tiga Anak di TTU Diduga Diadopsi Ilegal, Polisi Turun Tangan

Tiga Anak di TTU Diduga Diadopsi Ilegal, Polisi Turun Tangan

Jamin Paskah 2026 Aman, Polres Kupang Fokus Pengamanan Pada 167 Gereja di Kabupaten Kupang

Jamin Paskah 2026 Aman, Polres Kupang Fokus Pengamanan Pada 167 Gereja di Kabupaten Kupang

Pamit Memancing, Pria Di Flores Timur Ditemukan Tewas Mengapung Di Pantai

Pamit Memancing, Pria Di Flores Timur Ditemukan Tewas Mengapung Di Pantai

Setelah Sari, Polisi Amankan Lagi Seorang Pria Pelaku Pencabulan Anak

Setelah Sari, Polisi Amankan Lagi Seorang Pria Pelaku Pencabulan Anak

Komentar
Berita Terbaru