Tiga Pria Di Sikka Luka Berat Dianiaya Dengan Sajam
digtara.com -Tiga orang pria yang juga warga di Dusun Habihogor, Desa Watukobu, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka menjadi korban penganiayaan berat dan mengalami luka serius.
Baca Juga:
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 21.00 WITA, saat para korban tengah berkumpul dan menghabiskan waktu dengan karaoke di rumah salah satu korban, Yohanes Krisantus (38).
Tanpa diduga, pelaku FL (27) tiba-tiba datang dan langsung menendang pintu depan rumah hingga terbuka.
Baca Juga:Dalam kondisi penuh emosi, pelaku kemudian menyerang para korban secara membabi buta menggunakan parang.
Korban pertama yang diserang adalah Mateus Masar (46), yang saat itu duduk di dekat pintu.
Ia tak sempat menghindar dan mengalami luka tebas serius pada bahu kanan serta pergelangan tangan kiri.
Sementara itu, Yohanes Krisantus yang menjadi target berikutnya berhasil menyelamatkan diri.
Ia dengan sigap melarikan diri ke dalam kamar untuk melindungi istri dan anaknya yang sedang beristirahat.
Baca Juga:Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian, meninggalkan para korban dalam kondisi terluka.
Aparat kepolisian bergerak cepat. Personel Polsek Kewapante bersama anggota Brimob Batalyon B Pelopor Maumere serta dibantu warga sekitar segera mengejar pelaku.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, pelaku berhasil ditemukan dan diamankan tanpa perlawanan.
Sementara itu, ketiga korban langsung dilarikan ke RS St. Gabriel Kewapante untuk mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka yang diderita.
Kasus ini kini telah ditangani secara serius oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Sikka.
Baca Juga:Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/40/III/2026/SPKT/Polres Sikka/Polda NTT tertanggal 26 Maret 2026, pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Penyidik juga telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi dan korban, hingga penyitaan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
Heboh! Ketua OKP Tersangka DPO Kasus Penganiayaan di Langkat Diduga “Tangkap-Lepas”, Bebas Jelang Lebaran
Aniaya Warga Karena Dendam Lama, Polisi Amankan Warga Alor
Truk Muatan Pasir Terbalik, Pemilik Kendaraan Tewas di Lokasi Kejadian
Mantan Kapolres Sikka Jadi Pelaksana Harian Direktur Resnarkoba Polda NTT
Jenazah Keenam PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Dipulangkan dari Malaysia