Gubernur NTT Dorong Pola Pendampingan Penanaman Jagung Oleh Tani Optima Group Jadi Model Bagi Wilayah Lain
digtara.com -Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena didampingi Wakapolda NTT, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo dan Kasatgas PanganPolda NTT, Kombes Pol FX Irwan Arianto melakukan panen jagung di Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang, Rabu (1/4/2026) petang.
Baca Juga:
Gubernur melakukan panen pada lahan seluas 0,5 hektar di RT 050/RW 020 Kelurahan Naibonat.
Lahan tersebut dikelola Kelompok Satu Hati dengan ketua Arnoldus Kila Saduk beranggotakan 20 orang.
Kelompok tani dampingan Tani Optima Group ini mengembangkan jagung jenis hibrida varietas Nusa 1 bantuan dari Polda.
Baca Juga:
Diatas lahan seluas 0,5 hektar, kelompok tani ini memanen jagung sebanyak lebih dari 2 ton atau naik dua kali lipat dari hasil panen sebelumnya.
Ketua kelompok Satu Hati, Arnoldus Kila Saduk mengakui kalau pendampingan oleh Tani Optima Group dilakukan sejak pembersihan lahan hingga penampungan hasil panen.
Tani Optima Group sendiri bekerjasama dengan Bulog untuk membeli jagung hasil panen petani dengan kenaikan harga beli Rp 900 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Baca Juga:
Arnoldus dan anggota kelompok merasakan betul manfaat pendampingan tersebut.
Mereka mengelola 3 hektar lahan. Jika sebelumnya mereka mendapatkan hasil panen 2 ton per hektar, maka kali ini mereka memperoleh 5-6 ton per hektar.
Pola pendampingan yang ketat dan teratur sangat membantu mereka. "Setiap hari kami sudah kebun pukul 07.00 wita hingga pukul 15.00 wita. Kami di absen. Cara tanam dan merawat tanaman pun diajari sehingga kami bisa panen dua kali lipat," ujarnya.
Baca Juga:
Ia juga siap mengelola kembali lahan untuk musim tanam kedua tahun ini. Walau masalah air masih menkadi kendala namun ia yakin usaha dan kerja keras bisa membuahkan hasil.
Ferdi dari Tani Optima Group pada kesempatan tersebut mengakui kalau pola yang diterapkan merupakan program ekosistem dalam mendukung penanaman jagung di NTT.
Sejak empat bulan terakhir mereka menawarkan solusi ekosistem sebagsi inovasi diawali dengan belanja masalah di lapangan
Luasan lahan yang dikelola di tahap awal adalah 10 hektar di 5 daerah terpisah. Di wilayah Naibonat sendiri, melalui kelompok tani, ia menanam 3 hektar.
Baca Juga:"Hasil panen kering 5,2 ton per hektar. Jauh lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Ferdi
Ia memgakui kalau lahan pertanian di NTT sangat subur dan ketersediaan lahan kering sampai setengah juta hektar.
Disisi lain dibutuhkan support lintas sektor. "Sebagai inisiator, kami butuh dukungan semua pihak," ujarnya.
Pihaknya mendorong NTT sebagai lumbung jagung yang baru dengan kolaborasi ada keberlanjutan
Ekosistem jagung gotong royong oleh Tani optima group mengusung tema "menuju NTT lumbung jagung nasional".
Baca Juga:
Gubernur NTT menegaskan bahwa perlunya dukungan perbankan mendukung ekosistem pertanian.
"Harus ada sinergitas dan gotong royong untuk membangun NTT secara bersama," ujar gubernur NTT.
Baca Juga:Sinergi semua pihak menghasilkan banyak.
Gubernur juga mendorong pola yang diterapkan saat ini harus menjadi model contoh.
"Daerah lain bisa menduplikasi bagi daerah lain sehingga perlu perkuat NTT sebagai lumbung jagung," ujar gubernur NTT.
Ia juga berharap agar jagung sebagai identitas NTT harus diolah untuk hilirisasi.
Baca Juga:
Oleh karena itu, Bank NTT diharapkan bisa membantu KUR untuk pelatihan UMKM bagi petani untuk produksi jagung.
Melalui panen jagung, gubernur NTT berharap masyarakat aktif lagi menanam pasca panen untuk optimalisasi hasil panen jagung.
Gubernur bersama Wakapolda NTT, Wakapolres Kupang dan warga masyarakat melakukan panen secara simbolis pada lahan yang ada.
Baca Juga:
Polda NTT Bersatu Dalam Doa dan Harapan Bagi Keselamatan Korban Gempa Flores
Kapolda NTT Berbaur Dengan Anak-Anak Korban Bencana Gempa di Tenda Pengungsian Beri Pengharapan
Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores
Berkas P21, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke JPU
Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka, Keluarga Dokter Icha Minta Polisi Tahan Tersangka
Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo
Cara Simpan Video Instagram Tanpa Aplikasi Tambahan, Praktis dan Hemat Kuota
Kabupaten Manggarai Terbanyak Korban Meninggal Pasca Gempa
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026: Diproyeksi Melemah ke Rp17.760
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi 27 Agustus 2026, Dentuman Terdengar dan Radius 5 Kilometer Disterilkan
Pedagang Laporkan Lotte Grosir Medan Dalam Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan di Ditreskrimum Polda Sumut
Ratusan Warga dari Posko Pengungsian Maumere Kembali Dipulangkan
Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026: ADRO, BUVA, DSNG, MAPA Jadi Pilihan