2.959 Peserta Siap Berkompetisi Dalam Penerimaan Anggota Polri di Polda NTT
Baca Juga:
Pengawasan ketat juga dilakukan oleh pihak internal dari Itwasda dan Bidang Propam Polda NTT.
Kapolda NTT juga memberikan penekanan penting kepada peserta seleksi agar percaya pada kemampuan diri sendiri dengan mempersiapkan fisik dan mental.
Baca Juga:"Keberhasilan adalah hasil murni dari keringat dan usaha sendiri. Hindari pelanggaran hukum termasuk penyalahgunaan Narkoba dan judi online," tandas Kapolda.
Polda NTT akan menelusuri rekam jejak yang sangat ketat sehingga peserta diminta jangan percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
Kepada orang tua/wali diingatkan agar jangan mencoba menyuap atau mencari 'titipan'. Segala bentuk intervensi finansial atau koneksi hanya akan merusak mental anak dan menciderai sistem rekrutmen Polri.
Kepada panitia dan pengawas diminta untuk menjaga marwah dan kehormatan institusi Polri.
"Jangan ada celah sedikit pun bagi praktik KKN atau gratifikasi. Bekerja lah secara profesional dan obyektif. Setiap penilaian harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Kapolda.
Baca Juga:Sistem one day service juga dilakukan dalam setiap tahapan dan hasil setiap tahapan diumumkan secara transparan sehingga tidak ada manipulasi data atau intervensi pihak luar.
Terapi USEFT Jadi Ikhtiar Kapolda NTT Jamin Kesehatan Mental Anggota dan Masyarakat
Verifikasi Domisili Peserta Libatkan Dinas Dukcapil, Rekrutmen Akpol 2026 Polda NTT Terapkan Sistem BeTAH
Polda NTT Terima Dua Rekor MURI Dunia Terapi Kesehatan Mental
Kuota Bintara dan Tamtama Polda NTT Naik, Wakapolda Minta Casis Jangan Euforia Berlebihan
Polda NTT Pastikan Profesional Dan Transparan Tangani Laporan Dugaan Intimidasi Dokter Icha