Atasi Kemacetan Pasca Jembatan Amblas, Jalur Altermatif Dibuka Dengan Sistem One Way
digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berupaya mengatasi kemacetan lalu lintas akibat amblasnya jembatan di Jalan Timor Raya Kilometer 39, tepatnya di depan akses menuju Mako Brigif 21 Komodo, Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang.
Baca Juga:
Pembukaan jalur tersebut disertai pengamanan, pengaturan, dan pengalihan arus lalu lintas dengan sistem satu arah atau one way.
Direktur Lalu Lintas Polda NTT, Kombes Pol Dedy Jaya Helmi mengatakan pembukaan jalur alternatif dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan, terutama bagi kendaraan yang melintas dari dan menuju wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka hingga perbatasan Timor Leste.
Baca Juga:"Sejak jembatan di Kilometer 39 amblas, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk membuka jalur alternatif agar arus lalu lintas tetap berjalan aman dan lancar. Untuk sementara kami memberlakukan sistem one way sampai jembatan darurat selesai dikerjakan sepenuhnya," ujar Kombes Dedy pada akhir pekan lalu.
Kendaraan dari arah Kota Kupang menuju Camplong, TTS, TTU, Belu, Malaka dan Timor Leste masih dialihkan melalui jalur alternatif yang dimulai dari cabang Jalan Tani di Kelurahan Babau, kemudian melewati jembatan kayu di Desa Nunkurus dan keluar di pertigaan Sulamu, Kecamatan Kupang Timur.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah Timor Leste, Belu, Malaka, TTU dan TTS menuju Naibonat, Tarus dan Kota Kupang kini sudah dapat melewati jalur baru yang dibangun sekitar 50 meter di samping jembatan yang ambruk.
Pembukaan jalur alternatif tersebut dilakukan oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR Provinsi NTT, Janto bersama Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, Sekda Kabupaten Kupang dan sejumlah unsur terkait pada pukul 19.00 Wita.
Sejak dibuka hingga tengah malam, personel gabungan terus bersiaga di lapangan untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan tidak terjadi penumpukan.
Baca Juga:Sedikitnya tiga titik pengamanan disiapkan, yakni di cabang Jalan Tani Kelurahan Babau, jembatan kayu Desa Nunkurus, serta jalur baru di depan Mako Brigif 21 Komodo Naibonat.
Untuk mendukung pengamanan, personel menempatkan tenda Sabhara di masing-masing titik, dilengkapi handy talky, genset, lampu penerangan, lampu hazard lalu lintas hingga jas hujan.
Selain Satlantas Polres Kupang, pengamanan juga melibatkan personel Samapta, Polsek Kupang Timur, Polsek Fatuleu, Brigif 21 Komodo, Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten Kupang.
Kepsek di Lembata Ditemukan Tewas Gantung Diri
Enam Bulan Kabur, DPO Kasus Tabrak Lari di Rote Ndao Ditangkap Resmob Polda NTT dan Anggota Polres Rote Ndao
Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT
Viral Siswa di Kabupaten TTS Sisihkan Daging MBG Untuk Ayahnya, Kapolda NTT Turun Tangan Beri Bantuan
Brimob Polda NTT Bongkar Penimbunan BBM di Kota Kupang