Minggu, 09 Agustus 2026

Cuaca Buruk, Hilal Tak Teramati dari Kupang

Imanuel Lodja - Kamis, 19 Maret 2026 19:30 WIB
Cuaca Buruk, Hilal Tak Teramati dari Kupang
ist
Cuaca Buruk, Hilal Tak Teramati dari Kupang
Berdasarkan timeline itu maka periode 18 Maret 2026 saat Magrib hingga 19 Maret 2026 Magrib masih terhitung sebagai 29 Ramadan 1447 H.

Baca Juga:

Pada saat pengamatan di Kupang, ketinggian hilal tercatat sebesar 1,226 derajat di atas ufuk.

"Apabila hilal tidak teramati di seluruh wilayah Indonesia, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026," tandasnya.

Sebaliknya, jika hilal berhasil teramati, maka Ramadan hanya berlangsung 29 hari dan Idulfitri berpotensi jatuh pada 20 Maret 2026.

Baca Juga:
Selanjutnya sidang isbat dilakukan pada gedung yang sama Pengadilan Agama Kupang dengan Hakim tunggal Suratnah Bao dan panitera sidang Fatimah Mahben.

Hakim menetapkan putusan soal pengamatan hilal yang tidak terlihat itu sesuai kesaksian dari pemohon sidang yaitu Achmad Alkatiri selaku Plt Bimas Islam Kemenag NTT.

Pengamatan hilal sendiri menjadi salah satu metode utama dalam penentuan awal bulan Hijriah, termasuk Hari Raya Idulfitri.

Hasil ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang digelar pemerintah bersama berbagai pihak terkait.

Kepala Stasiun Geofisika Klas I Kupang, Koordinator MKG NTT, Arief Tyastama, sebelumnya menyebut dua jam sebelum pengamatan sudah dilakukan pemasangan alat terapi karena wilayah Kota Kupang masih mengalami hujan maka kita tidak bisa lakukan pengamatan.

Menurutnya, momentum penentu akhir masa puasa dan Idul Fitri seharusnya dilakukan secara ilmiah dan cermat.

Baca Juga:
BMKG dalam hal ini mendukung informasi dan data astronomi dengan cuaca yang dapat menentukan hasil pengamatan hilal. Namun saat ini cuaca buruk sedang terjadi di Kota Kupang.

"Kami berharap pengamatan hilal dapat berjalan lancar namun mohon maaf sampai saat ini kondisi cuaca belum memungkinkan," ungkap Arief.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Anak Dianiaya Paman Diselesaikan Secara Damai di Polsek Maulafa

Kasus Anak Dianiaya Paman Diselesaikan Secara Damai di Polsek Maulafa

Kapolda NTT Motivasi Personel Dit Samapta Saat Simulasi Pengendalian Massa

Kapolda NTT Motivasi Personel Dit Samapta Saat Simulasi Pengendalian Massa

Perahu Motor Patah Kemudi, Nelayan di Kupang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Perahu Motor Patah Kemudi, Nelayan di Kupang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Lantik Kapolsek Kupang Tengah, Kapolres Kupang Titip Sejumlah Pesan ke Ipda Theorangga Enoch Aprathama Rohi

Lantik Kapolsek Kupang Tengah, Kapolres Kupang Titip Sejumlah Pesan ke Ipda Theorangga Enoch Aprathama Rohi

Salah Paham, Pemuda di Bakunase II-Kupang Bertikai dan Didamaikan

Salah Paham, Pemuda di Bakunase II-Kupang Bertikai dan Didamaikan

Kembalikan Handphone dan Minta Imbalan, Pria di Kota Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota

Kembalikan Handphone dan Minta Imbalan, Pria di Kota Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota

Komentar
Berita Terbaru