Ditangkap di Rote Ndao, Tujuh WNA Uzbekistan dan China Dilimpahkan ke Imigrasi Kupang
digtara.com -Polres Rote Ndao melimpahkan tujuh Warga Negara Asing (WNA) dari China dan Uzbekistan ke kantor Imigrasi Kupang.
Baca Juga:
Ketujuh WNA ini semuanya berjenis kelamin laki-laki.
Proses penyerahan oleh anggota Polres Rote Ndao dipimpin Kanit IV Sat Intelkam Polres Rote Ndao, Aipda Andriantho F. Foeh bersama anggota Satreskrim Polres Rote Ndao dituangkan dalam berita acara serah terima.
Baca Juga:Selanjutnya tujuh WNA ini diamankan di kantor Imigrasi Kupang. Polisi juga menyerahkan paspor ketujuh WNA ini ke pihak imigrasi Kupang.
Tujuh WNA diamankan polisi di wilayah Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao pada Selasa (24/2/2026).
Ketujuh WNA ini merupakan imigran gelap yang berasal dari China empat orang dan tiga orang dari Uzbekistan.
Empat WNA asal China masing-masing Hui Jie (40), Jiang Bo (58), Chen Yong (36) dan Dia Guozhong (51).
Sementara tiga WNA asal Uzbekistan yakni Kasimov (54), Sultanmoradov (22) dan Shodiev (24).
Baca Juga:Selain mengamankan tujuh WNA, polisi juga mengamankan satu unit kapal tanpa nama di pesisir laut Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono menyebutkan kalau tujuh WNA diduga imigran gelap ini diamankan di Pantai Masidae, Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.
Polsek Rote Selatan sempat melakukan penyisiran di pesisir pantai Masidae untuk mengungkap keberadaan WNI yang bersama dengan ketujuh WNA tersebut
Chen Yong, salah satu WNA asal China mengaku tiba di Jakarta-Indonesia pada 8 Januari 2026 dan menginap selama 23 hari di salah satu hotel di Jakarta.
Para WNA asal China mengaku tinggal di Kendari selama kurang lebih satu minggu sejak 3 Februari 2026.
Baca Juga:Mereka kemudian berangkat tengah malam pada 11 Februari 2026.
Salah Paham Berujung Tawuran, Polisi Panggil Puluhan Siswa dan Orang Tua
Terdampar di Rote Ndao, 34 Paus Pilot Berhasil Diselamatkan
Ratusan Paket Takjil Dibagikan Polsek Rote Timur dan Bhayangkari Bagii Warga dan Nelayan
Puluhan Ekor Paus Mati, Brimob Polda NTT Bantu Evakuasi dan Kubur Bangkai Paus
Rajut Kebersamaan, Polsek Rote Timur Berbagi Kasih di Masjid Al Muhajirin