Senin, 27 April 2026

Pasca Banjir, Anggota Ditpolairud Polda NTT Turun Tangan Bantu Warga Bersihkan Rumah

Imanuel Lodja - Rabu, 11 Maret 2026 13:09 WIB
Pasca Banjir, Anggota Ditpolairud Polda NTT Turun Tangan Bantu Warga Bersihkan Rumah
ist
Anggota Ditpolairud Polda NTT membantu membersihkan rumah warga pasca banjir

digtara.com -Anggota Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membantu warga Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat. Kabupaten Kupang membersihkan rumahnya yang terendam banjir akibat luapan Kali Bolok, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga:

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.

Air sungai yang meluap kemudian menggenangi sejumlah rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 hingga 40 sentimeter.

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution mengatakan personel Ditpolairud bergerak ke lokasi setelah menerima laporan adanya banjir yang merendam permukiman warga.

Baca Juga:
"Begitu mendapat informasi, personel langsung ke lokasi dan membantu warga menguras air yang masuk ke dalam rumah mereka," ujar Kombes Pol Irwan Deffi Nasution pada Selasa malam.

Ia menjelaskan, hujan deras mulai mengguyur Desa Bolok sekitar pukul 08.04 Wita.

Tidak lama kemudian, sekitar pukul 09.20 Wita, Kali Bolok meluap dan menggenangi sejumlah rumah warga.

Satu jam kemudian, etinggian air terus meningkat hingga memasuki rumah warga.

Warga yang terdampak pun mulai berupaya menguras air dari dalam rumah mereka.

Personel Ditpolairud Polda NTT tiba di lokasi, langsung bergotong royong bersama warga membersihkan rumah yang terendam banjir.

Baca Juga:
Beberapa rumah warga yang terdampak antara lain milik Bendelina Luni, Otniel Wadu, Chris Neno, Musa Kattu, dan Marten Lasi Nepa.

Selain itu, sejumlah halaman rumah warga lainnya juga turut terendam air.

"Personel kami tidak hanya membantu menguras air, tetapi juga memberikan imbauan kepada warga untuk mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih aman, terutama ke rumah tetangga yang tidak terdampak banjir," jelasnya.

Meski sempat reda, hujan kembali turun dengan intensitas sedang sekitar pukul 13.20 Wita.

Oleh karena itu, personel Ditpolairud Polda NTT bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Kombes Pol Irwan Deffi Nasution menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

"Kami akan terus bersiaga membantu warga dan memantau perkembangan situasi di lapangan agar masyarakat tetap merasa aman dan terbantu," pungkasnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dilatih Polres Rote Ndao Selama Dua Pekan, Puluhan Satpam Siap Bekerja

Dilatih Polres Rote Ndao Selama Dua Pekan, Puluhan Satpam Siap Bekerja

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Polsek Kota Lama Limpahkan Tersangka Kasus Pengancaman ke JPU

Polsek Kota Lama Limpahkan Tersangka Kasus Pengancaman ke JPU

Komisi III DPR RI Apresiasi Dedikasi Kapolda NTT Wujudkan Penegakan Hukum Yang Sejuk

Komisi III DPR RI Apresiasi Dedikasi Kapolda NTT Wujudkan Penegakan Hukum Yang Sejuk

Bareskrim Polri Apresiasi Direktorat Reskrimsus Polda NTT Ungkap Kasus Phishing Tools Ilegal W3llstore

Bareskrim Polri Apresiasi Direktorat Reskrimsus Polda NTT Ungkap Kasus Phishing Tools Ilegal W3llstore

Wujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Sosialisasikan Kampung Bekapan

Wujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Sosialisasikan Kampung Bekapan

Komentar
Berita Terbaru