Selasa, 21 April 2026

Konsumsi Miras dan Bawa Sajam Dilarang Saat Atraksi Pasola di Sumba Barat

Imanuel Lodja - Rabu, 04 Maret 2026 10:24 WIB
Konsumsi Miras dan Bawa Sajam Dilarang Saat Atraksi Pasola di Sumba Barat
ist
Kapolres Sumba Barat mengikuti Rakor membahas pengamanan kegiatan Pasola

digtara.com -Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bersama aparat keamanan Polri san TNI menggelar rapat koordinasi (Rakor).

Baca Juga:

Rakor digelar menjelang pelaksanaan ritual dan atraksi Pasola Wanukaka 2026 di aula kantpr camat Wanukaka, Selasa (3/3/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.

Hadir pula di Dandim 1613/Sumba Barat, Danki Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor Kabupaten Sumba Barat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat, Kepala Puskesmas Padedi Watu, Kepala Puskesmas Lahi Huruk, para Kepala Desa se-Kecamatan Wanukaka, para Rato pelaksana ritual dan atraksi Pasola, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para pemain Pasola se-Kecamatan Wanukaka.

Baca Juga:
Atraksi Pasola Wanukaka direncanakan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026, bertempat di lapangan Laihagalang, Desa Waihura, Kecamatan Wanukaka.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan atraksi Pajura yang dimulai pada Sabtu malam, 7 Maret 2026 hingga Minggu pagi, 8 Maret 2026.

Polres Sumba Barat bersama jajaran Polsek siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Pajura dan Pasola sebagai salah satu aset budaya daerah yang harus dijaga dan dilestarikan bersama.

"Kehadiran Polri untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan ketertiban, baik bagi para pemain maupun masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan ini," tegas Kapolres Sumba Barat.

Kapolres mengajak seluruh pihak, mulai dari panitia, tokoh adat, pemerintah daerah hingga masyarakat, untuk berperan aktif menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif selama pelaksanaan ritual dan atraksi berlangsung.

Baca Juga:
Kapolres menekankan soal larangan mengonsumsi maupun menjual minuman keras, serta larangan membawa parang atau senjata tajam saat pelaksanaan atraksi, baik pada kegiatan Pajura maupun Pasola.

Penegasan tersebut disampaikan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan yang dapat mencoreng nilai sakral dan budaya dari pelaksanaan Pasola itu sendiri.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh rangkaian Ritual dan atraksi Pasola Wanukaka 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Sumba Barat.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dibantu Istri Yang Kerja di SPBU, Guru di Sumba Barat Daya Timbun BBM di Rumah Tanpa Izin Resmi

Dibantu Istri Yang Kerja di SPBU, Guru di Sumba Barat Daya Timbun BBM di Rumah Tanpa Izin Resmi

Siswa SD di Sumba Barat Meninggal Saat Berenang Dalam Embung

Siswa SD di Sumba Barat Meninggal Saat Berenang Dalam Embung

11.200 Liter Miras Dimusnahkan Polres Sumba Barat

11.200 Liter Miras Dimusnahkan Polres Sumba Barat

Sejumlah Perwira Dimutasi, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda NTT Jadi Wakapolres Sumba Barat Daya

Sejumlah Perwira Dimutasi, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda NTT Jadi Wakapolres Sumba Barat Daya

Ribuan Liter Miras Diamankan Polres Sumba Barat Selama Operasi Semana Santa 2026

Ribuan Liter Miras Diamankan Polres Sumba Barat Selama Operasi Semana Santa 2026

Petani di Sumba Barat Daya Tewas Tersengat Arus Listrik

Petani di Sumba Barat Daya Tewas Tersengat Arus Listrik

Komentar
Berita Terbaru