Direktorat Polairud Polda NTT Berbagi Menu Buka Puasa dengan Nelayan dan Warga Pesisir
Imanuel Lodja - Sabtu, 28 Februari 2026 19:10 WIB
ist
Anggota Polairud dan bhayangkari membagikan takjil dan menu buka puasa kepada nelayan dan warga pesisir
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.30 Wita hingga 17.30 Wita tersebut memanfaatkan sarana RIB KP Padar 3018 milik Ditpolairud Polda NTT serta RIB KP Ibis 6001 Baharkam Mabes Polri.
Baca Juga:
Direktur Polairud menegaskan, kegiatan sosial seperti ini terus dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Polri Presisi yang humanis dan responsif.
"Kehadiran Polairud tidak hanya dalam tugas penegakan hukum dan patroli keamanan laut, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Inilah wujud nyata Polri hadir untuk masyarakat," tandasnya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Propam Polda NTT Bersih-bersih Pantai Pasir Panjang
Polda NTT Antisipasi Kejahatan Jalanan Melalui Patroli Gabungan
Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata
Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT
Bos Perusahaan Tersangka Kasus TPPO Diserahkan Penyidik Ditres PPA dan PPO Polda NTT ke Kejaksaan
Komentar
Berita Terbaru
Tim Sasando Satlantas Polresta Kupang Kota Perangi Aksi Balap Liar dan Berantas Knalpot Brong
Audiens Dengan Aliansi Mahasiswa, Polres Sumba Timur Serius Tangani Dugaan Kekerasan Seksual Dosen Pada Mahasiswi
Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
Polresta Kupang Kota Bubarkan Judi Sabu Ayam di Belakang Gedung Sekolah
Komunitas Berani Hijrah: Tak Ada Kata Terlambat untuk Hijrah
Maxim dan BNN Sumut Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Kampanye Anti Narkoba di Lingkungan Transportasi Online
Satgas PRR Dorong Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp60 Triliun Siap Digunakan