Tiga Hari Hilang, Siswi SMP Diduga Korban Penganiayaan di Sikka Ditemukan Meninggal Dalam Kali
Baca Juga:
Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Kasus ini kini ditangani intensif oleh Sat Reskrim Polres Sikka dan masih dalam tahap penyelidikan (lidik).
Baca Juga:Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk warga yang pertama kali menemukan jasad korban.
Pada Selasa (24/2/2026), penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap seorang pria dewasa yang merupakan kepala keluarga dari rumah yang terakhir didatangi korban.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami kemungkinan keterkaitan dengan peristiwa tragis ini.
STN dikenal sebagai pribadi pendiam, rajin bersekolah, dan tidak pernah terlibat masalah.
Kepergiannya yang tragis di usia 14 tahun mengguncang rasa aman warga.
Baca Juga:Di Dusun Woloklereng, ketegangan terasa. Warga berharap aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku dan motif di balik kematian siswi tersebut. Kepercayaan publik kini bertumpu pada keseriusan aparat dalam menuntaskan kasus ini.
Pihak kepolisian memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah proses penyelidikan lebih lanjut dilakukan
Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya keamanan lingkungan dan pengawasan terhadap anak-anak.
Ibu Dan Anak di Kabupaten Sikka Hilang, Keluarga Lapor ke Polisi
Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan
Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi
Tiga Pria Di Sikka Luka Berat Dianiaya Dengan Sajam
Truk Muatan Pasir Terbalik, Pemilik Kendaraan Tewas di Lokasi Kejadian