Jumat, 10 April 2026

Gubernur Jawa Barat Desak Pelaku Eksploitasi 13 LC di Sikka-NTT Dijadikan Tersangka

Imanuel Lodja - Jumat, 20 Februari 2026 15:34 WIB
Gubernur Jawa Barat Desak Pelaku Eksploitasi 13 LC di Sikka-NTT Dijadikan Tersangka
ist
Dedi Mulyadi

digtara.com -Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons kasus yang menimpa 13 Lady Companion (LC) di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Ia menjanjikan pemulangan secepatnya terhadap warganya yang diduga menjadi korban eksploitasi pemilik pub di Kabupaten Sikka dan meminta kepolisian agar segera menetapkan tersangka atas perkara tersebut.

13 LC ini sebelumnya meminta bantuan Tim Relawan Untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F) agar menyelamatkan mereka dari Pub Eltras.

Para korban melapor pada polisi bahwa telah mengalami penyiksaan, jadi perbudakan hutang, didenda bila tak melayani hasrat seksual tamu, bahkan ada yang direkrut saat masih di bawah umur.

Baca Juga:
Dedi Mulyadi lewat akun TikTok-nya mengungkap tanggapan nya atas kasus ini Ia mengaku sudah menanganinya serta sudah membahas duduk perkara masalah ini dan memastikan keamanan warganya melalui Suster Ika selaku Koordinator TRUK-F.

Ia memastikan pemulangan terhadap para wanita asal Jawa Barat ini sesegera mungkin dilakukan.

Namun di saat yang sama ia memastikan proses hukum yang sementara berlangsung dapat terus berjalan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Suster Ika dan saya sudah berkomunikasi dengan para korban per hari ini mereka sehat. Kami akan segera mengembalikan ke daerah asalnya masing-masing dan kasus hukumnya agar terus berproses tanpa hambatan apapun," ujarnya.

Ia sendiri berharap perkara yang terindikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini dapat dinaikkan statusnya dan para pelaku dan dijadikan tersangka agar bisa dihukum.

"Para pihak yang diduga terlibat dalam tindak perdagangan orang ini bisa dinaikkan statusnya jadi tersangka supaya bisa dilakukan penahanan," ujarnya.

Baca Juga:
Gubernur Jawa Barat mengimbau kepada warga Jawa Barat dimana pun berada untuk tidak tergiur dengan bujuk rayu dengan iming-iming pekerjaan.

"Apalagi dengan gaji Rp 8-10 juta dan akhirnya mereka menjadi korban pelecehan seksual, korban pemaksaan bekerja, dan upah yang rendah apalagi mendapat denda manakala menolak perintah manajemen pub di Sikka," ungkapnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan

Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan

Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi

Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi

Tiga Pria Di Sikka Luka Berat Dianiaya Dengan Sajam

Tiga Pria Di Sikka Luka Berat Dianiaya Dengan Sajam

Truk Muatan Pasir Terbalik, Pemilik Kendaraan Tewas di Lokasi Kejadian

Truk Muatan Pasir Terbalik, Pemilik Kendaraan Tewas di Lokasi Kejadian

Mantan Kapolres Sikka Jadi Pelaksana Harian Direktur Resnarkoba Polda NTT

Mantan Kapolres Sikka Jadi Pelaksana Harian Direktur Resnarkoba Polda NTT

Jenazah Keenam PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Dipulangkan dari Malaysia

Jenazah Keenam PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Dipulangkan dari Malaysia

Komentar
Berita Terbaru