Gaji ASN di Kabupaten Kupang Terlambat Dibayar Karena Perampingan OPD
digtara.com -Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) sudah mulai dicairkan setelah dua bulan lamanya macet.
Baca Juga:
"Sudah. Kita sudah bayar. Jadi kalau kemarin terlambat itu karena kita ada SOTK baru ya. Kita ada perampingan OPD sehingga dengan perampingan OPD itu kita mulai menata kembali karena ada dinas-dinas yang merger atau bergabung," jawab bupati usai menghadiri peresmian 3.442 Pos Bantuan hukum Desa/Kelurahan oleh Kementerian Hukum di Kota Kupang, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya pencairan gaji ASN tidak terlalu telat seperti beberapa tahun belakangan dan dinilainya lebih cepat.
Baca Juga:Bupati beralasan keterlambatan ini akibat penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
"Tahun ini sebenarnya juga lebih cepat. Kalau tahun-tahun lalu itu sampai bulan tiga ya karena memang ada penyesuaian SOTK baru," ujarnya.
Menurutnya hal ini biasa terjadi di daerah mana pun yang melaksanakan penyesuaian tersebut. Namun dipastikannya gaji ASN Kabupaten Kupang sudah cair.
Yosef menyebut ada tiga OPD yang bergabung atau merger, termasuk dengan beberapa bidang atau bagian-bagian. Hal ini disebutnya dalam rangka untuk efisiensi dan efektivitas dinas dalam melaksanakan tupoksi.
"Ada dinas yang tupoksinya saling tumpang tindih. Kita lebih baik rampingkan supaya biar miskin struktur tapi kaya fungsi sehingga lebih efektif dan efisien menggunakan anggaran," tandasnya.
Baca Juga:
Jadi Korban Penyalahgunaan Narkoba, ASN P3K Pemkab Sikka Bakal Direhabilitasi
Tes Urine Positif, ASN P3K Sikka Sudah Dua Kali Pesan Narkoba dari Makassar dan Mengaku Untuk Konsumsi Sendiri
Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate
Wamenhaj Dahnil: Haji Tak Hanya Sebagai Ritual Semata, Tapi Juga Sebagai Simbol Kebangsaan dan Perubahan
HUT ke-54 KORPRI Tahun 2025. Sarif Kakung: Jangan Bekerja Secara Rutinitas, Bekerjalah Secara Inovatif dan Kolaboratif