Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi
digtara.com -Dua sekolah menengah pertama di wilayah pedalaman Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak bencana hidrometeorologi angin kencang.
Baca Juga:
Pemerintah Pusat pun memberikan perhatian untuk perbaikan diawali dengan kunjungan lapangan Tim Teknis Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada Rabu (18/2/2026).
Tim mendatangi SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Desa Bu Utara dan SMP Negeri 049 Renggarasi Desa Tuwa, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka sebagai tindak lanjut atas kerusakan bangunan sekolah akibat bencana alam angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Januari 2026 lalu.
Baca Juga:Tim Teknis Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dipimpin Qhasim melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan sekolah, khususnya di SMPN 048 Sa Ate Gaikiu yang mengalami kerusakan cukup parah.
Tidak sekadar meninjau, tim langsung melakukan pengukuran teknis dan penyesuaian lahan sebagai tahap awal pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang lebih layak dan aman.
Pemerintah Pusat melalui Direktorat SMP menegaskan komitmennya untuk segera melakukan intervensi pembangunan di SMPN 048 Sa Ate Gaikiu.
Langkah ini menjadi harapan besar bagi siswa dan tenaga pendidik yang selama ini harus berjuang dengan keterbatasan sarana pascabencana`
Sementara itu, SMPN 049 Renggarasi Desa Tuwa juga tidak luput dari perhatian. Sekolah tersebut direncanakan akan mendapatkan program revitalisasi bangunan sekolah melalui dana Kemendikdasmen RI, mengingat kondisi bangunan yang mengalami kerusakan dan dinilai kurang layak untuk mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara optimal.
Baca Juga:Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Daerah. Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, menegaskan kesiapan Pemda untuk mengawal dan mendukung seluruh rencana pembangunan sekolah terdampak bencana.
Ia menekankan bahwa pelayanan pendidikan bagi anak-anak di Kecamatan Tana Wawo harus tetap berjalan dengan baik meskipun di tengah keterbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian khususnya atas perhatian yang telah diberikan melalui kunjungan Wakapolda NTT sebelumnya ke SMPN 048 Sa Ate Gaikiu.
Sedangkan untuk SMPN 049 Renggarasi, KBM sementara dialihkan ke gedung SDK Paipenga, mengingat kondisi bangunan sekolah yang belum memungkinkan untuk digunakan.
Mereka menilai kenyamanan dan keselamatan siswa dalam mengikuti proses KBM merupakan hal utama yang harus dijaga bersama.
Kegiatan peninjauan ini juga dihadiri oleh Camat Kecamatan Tana Wawo, Kabid Pembinaan SMP Dinas PKO Kabupaten Sikka, para penjabat kepala desa, kepala sekolah dan tenaga pendidik, komite sekolah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para murid SMPN 049 Renggarasi.
Baca Juga:
10 Tahun Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Warga Sikka Pulang dalam Keadaan Meninggal Dunia
Jadi Korban Penyalahgunaan Narkoba, ASN P3K Pemkab Sikka Bakal Direhabilitasi
Wanita LC di Sikka Dipukul dan Dipaksa Tidur Dengan Tamu
Warga Sikka Ditemukan Meninggal Dunia Usai Hilang Saat Memanah Ikan
Bawa Narkoba, ASN Diamamkan Polisi di Area Kantor Bupati Sikka