Sejumlah Wilayah di Amarasi Barat-Kupang Longsor, Puluhan KK Berdampak dan Akses Jalan Sulit Dilintasi
Imanuel Lodja - Rabu, 18 Februari 2026 09:54 WIB
ist
Aparat kepolisian Polres Kupang mendatangi beberapa titik yang mengalami longsor di wilayah Amarasi Barat
Warga yang masih berada di sekitar titik longsor diminta untuk tidak mendekati area rawan dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Empat KK yang sebelumnya bertahan di lokasi akhirnya mengikuti arahan petugas dan bersama anggota Polsek serta masyarakat setempat mengevakuasi barang-barang mereka sebelum hari gelap.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Berdasarkan data terakhir, total korban terdampak longsor berjumlah 21 KK. Seluruh korban telah mendapatkan pelayanan kesehatan serta bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pemerintah Kabupaten Kupang juga tengah melakukan survei lokasi untuk rencana pembangunan rumah bagi warga yang terdampak bencana.
Baca Juga:Kejadian bencana longsor tersebut mengakibatkan akses jalan menuju lokasi bencana longsor terputus dan jalur alternatif menuju ke lokasi bencana terhalang karena derasnya arus sungai karena banjir dan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.
Korban bencana longsor berjumlah 21 KK, dengan kondisi 4 rumah dalam keadaan rusak berat akibat tanah yang bergeser, dan 17 rumah dalam kondisi tembok rusak dan lantai terbelah.
Para korban yang terdampak sudah mendapat pelayanan kesehatan, dan bantuan sembako dari pemerintah Kabupaten Kupang melalui dinas sosial dan dinas BNPB.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM
Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD NTT, Dokter dan Nakes di Kupang Minta Pecat Tiga Anggota DPRD TTU
Tidak Bisa Bayar Ganti Rugi, Tersangka Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Siap Jalani Proses Hukum
Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang
Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Sejumlah Gudang di Alak
Komentar