Rabu, 18 Februari 2026

Sejumlah Wilayah di Amarasi Barat-Kupang Longsor, Puluhan KK Berdampak dan Akses Jalan Sulit Dilintasi

Imanuel Lodja - Rabu, 18 Februari 2026 09:54 WIB
Sejumlah Wilayah di Amarasi Barat-Kupang Longsor, Puluhan KK Berdampak dan Akses Jalan Sulit Dilintasi
ist
Aparat kepolisian Polres Kupang mendatangi beberapa titik yang mengalami longsor di wilayah Amarasi Barat

digtara.com -Sejumlah wilayah di Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT mengalami longsor atau patahan pada Senin (16/2/2026).

Baca Juga:

Longsor dan patahan ini berdampak pada 22 kepala keluarga. Sementara itu akses jalan sulit dilintasi kendaraan roda empat. Jalan tersebut hanya bisa dilintasi pejalan kaki dan sepeda motor.

Titik pertama berada di ruas Jalan Muirfokou, RT 035/RW 016, Dusun IX, Desa Tunbaun, Kabupaten Kupang.

Longsor menyebabkan patahan jalan sepanjang kurang lebih 34,5 meter dengan lebar 4 meter.

Baca Juga:
Akibatnya, kendaraan roda empat tidak dapat melintas dan hanya kendaraan roda dua yang bisa melewati jalur tersebut dengan sangat hati-hati.

Titik kedua berada di Kampung Oet, RT 011 dan RT 012/RW 006, Dusun II, Desa Erbaun. Di lokasi ini, tercatat sebanyak 21 kepala keluarga (KK) terdampak bencana.

Sebanyak 16 KK telah lebih dahulu dievakuasi ke gedung Gereja Ebenhaezer Neo Kaesmuti, Kecamatan Amarasi Barat. Satu KK memilih mengungsi ke rumah keluarga di Desa Soba.

Sementara empat KK lainnya sebelumnya bertahan di lokasi untuk menjaga ternak, namun pada Selasa (17/2/2206) akhirnya bersedia dievakuasi ke lokasi yang lebih aman di Kampung Oemari setelah mendapat imbalan langsung dari Wakapolsek Amarasi, Ipda Adrianus Arifin yang turun ke lokasi bersama anggota Polsek dan Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik longsor di wilayah Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Bencana alam tanah longsor ini mengancam keselamatan warga serta memutus akses jalan.

Rombongan kepolisian yang meninjau lokasi harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 7 kilometer untuk mencapai lokasi longsor kedua.

Baca Juga:
Sepanjang jalur menuju Kampung Oet, ditemukan sejumlah titik longsor yang menyebabkan akses jalan terputus total dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain itu, beberapa tiang listrik dilaporkan roboh akibat pergeseran tanah sehingga aliran listrik di sekitar lokasi bencana mengalami pemadaman total.

Kondisi rumah warga di Kampung Oet juga dilaporkan mengalami kerusakan berat. Empat unit rumah rusak parah akibat tanah bergeser, sementara 17 rumah lainnya mengalami kerusakan pada tembok dan lantai yang terbelah.

Wakapolsek Amarasi memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu waspada, terutama jika terjadi hujan yang berpotensi memicu longsor susulan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Senpira Untuk Berburu Milik Warga Kupang Barat Diamankan Polisi

Senpira Untuk Berburu Milik Warga Kupang Barat Diamankan Polisi

Tilang Puluhan Kendaraan Selama Operasi Keselamatan, Pelanggaran Terbanyak di Kota Kupang Karena Surat-surat

Tilang Puluhan Kendaraan Selama Operasi Keselamatan, Pelanggaran Terbanyak di Kota Kupang Karena Surat-surat

Pria Pelaku Pencurian Alat Bengkel di Kupang Diamankan Polisi

Pria Pelaku Pencurian Alat Bengkel di Kupang Diamankan Polisi

Jembatan Penyeberangan Buatan Warga di Alak-Kota Kupang Roboh Diduga Imbas Galian Saluran Limbah Perumahan SPC Alak

Jembatan Penyeberangan Buatan Warga di Alak-Kota Kupang Roboh Diduga Imbas Galian Saluran Limbah Perumahan SPC Alak

Mobil dan Tempat Usaha Tertimpa Pohon Tumbang di Kupang

Mobil dan Tempat Usaha Tertimpa Pohon Tumbang di Kupang

Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate

Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate

Komentar
Berita Terbaru