Jembatan Penyeberangan Buatan Warga di Alak-Kota Kupang Roboh Diduga Imbas Galian Saluran Limbah Perumahan SPC Alak
digtara.com -Jembatan yang dibangun secara swadaya oleh warga di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT roboh pada Sabtu (14/2/2026) pagi.
Baca Juga:
Jembatan kayu penyeberangan buatan warga yang roboh berada di tempat rencana pembuatan gorong-gorong di lokasi pembuangan air limbah dari perumahan SPC Alak.
Robohnya jembatan penyeberangan ini disebabkan karena hujan dengan intensitas yang tinggi dan durasi cukup lama.
Baca Juga:Akibat kejadian tersebut warga terdampak yakni dua kepala keluarga yakni Dominggus Leosae bersama istri dan ponakan serta Paulus Toineno bersama istri dan anak tidak memiliki akses untuk keluar rumah dikarenakan tidak adanya akses selain tempat tersebut.
Awalnya tidak ada lokasi galian tersebut yang mengakibatkan tergerusnya dan terputusnya jalan tersebut.
Namun pada tahun lalu 2025, pihak developer perumahan SPC Alak kesulitan dengan pembuangan air limbah dari perumahan.
Penggalian itu bertujuan akan dipasang gorong-gorong guna pembuangan air limbah perumahan saat hujan bisa lancar.
Namun setelah membuat galian lubang pembuangan air limbah sepanjang kurang lebih 50-an meter dari samping perumahan SPC, dan lebar galian sekira 6 meter dan kedalaman sekira 4 meter, tidak dilakukan pemasangan gorong-gorong atau pembuatan saluran yang bagus.
Baca Juga:Hal ini menyebabkan ketika hujan turun terjadi kikisan tanah yang mengakibatkan longsor tanah.
Galian tersebut semakin membesar dan lebar mengakibatkan jembatan kayu yang dibuat oleh warga dengan menggunakan bahan kayu untuk akses jalan warga terganggu
Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta
Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah
Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan
Hendak Kabur ke Kalimantan, Pelaku Penganiayaan Berat di Malaka Dibekuk Polisi di Wilayah Kabupaten TTS