Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi, Dua Pelaku Pemerkosaan Dibekuk Tim Serigala Polsek Kota Lama
digtara.com -Penyidik Reskrim Polsek Kota Lama, Polresta Kupang Kota telah menetapkan tersangka kasus pemerkosaan anak yang dilaporkan FWA pada pada 14 Januari 2026 lalu.
Baca Juga:
Keduanya merupakan warga Jalan Gambus RT 011/RW 004, Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Obet dan Yan merupakan pelaku pemerkosaan terhadap HH (13) di taman Kelurahan LLBK, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
Baca Juga:Penyidik unit PPA Polsek Kota Lama telah dua kali melayangkan surat panggilan terhadap terduga pelaku.
Namun kedua terduga pelaku tidak kooperatif dan menghambat proses penyidikan sehingga dikeluarkan surat perintah membawa.
Selasa (27/1/2026) tengah malam sekitar pukul 23.35 Wita, Tim Serigala Polsek Kota Lama dipimpin Kanit Reskrim, AKP Z. Arifin Abdurahman bersama Panit Opsnal 1 Unit Reskrim, Aipda Abdul Rahman) dan Panit Opsnal 2 Unit Reskrim, Aipda Ifhan Hanas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku tindak pidana pemerkosaan anak ini.
Keduanya merupakan tersangka sesuai laporan polisi nomor LP/B/03/I/2026/SPKT/Polsek Kota Lama/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 14 Januari 2026.
Kapolsek Kota Lama, AKP Rahmat Hidayat menyebutkan kalau pasca adanya laporan polisi tersebut, tim Serigala Polsek Kota Lama langsung mulai mengumpulkan Informasi terkait identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Baca Juga:Setelah selama 13 hari melakukan penyelidikan. pada Selasa, 27 Januari 2026, Kapolsek Kota Lama, AKP Rachmat Hidayat mendapat informasi terkait keberadaan terduga pelaku
Mereka selama ini diketahui berada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan pada Selasa mereka menuju ke Kota Kupang menggunakan bus.
Tim Serigala kemudian ke terminal Bimoku dan berhasil mengamankan terduga pelaku di terminal Tipe A Bimoku Kelurahan Lasiana, Kota Kupang.
Korban diperkosa pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 Wita di bangunan panjang pantai wisata LLBK, Kelurahan LLBK, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
Korban saat itu sementara berlindung hujan di taman LLBK bersama teman korban, Sisko.
Baca Juga:Kemudian datanglah kedua pelaku Obet dan Yan. Obet langsung mengajak korban ke pos yang ada di taman LLBK.
Di pos tersebut, Obet langsung memeluk korban dan mengajak korban untuk berhubungan badan.
Obet memaksa membuka celana korban, namun korban menolak.
Dua Pelaku Pencabulan Mahasiswi KKN Ditangkap Polisi, Selimut Diamankan sebagai Barang Bukti
Warga Kupang-NTT Agar Waspadai Cuaca Ektrem, Polisi Pun Siaga
Polisi Curi Motor Polisi di Polresta Deli Serdang, Pelaku Anggota Samapta Ditangkap
Polisi Amankan Sembilan Terduga Pelaku Penyerangan dan Penganiayaan di Malaka
Puluhan Kasus Selama Tahun 2025 Libatkan Polisi di NTT, Kapolda Janji Tindak Tegas