Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda
Imanuel Lodja - Sabtu, 24 Januari 2026 17:49 WIB
ist
Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Bello, Pdt. Selvy Alfes Zina menceritakan kondisi gereja.
"Ditengah musim hujan seperti sekarang, kami sangat berharap ada uluran tangan. Jika tidak segera diperbaiki, tentu aktivitas ibadah jemaat akan sangat terganggu," tandasnya.
Ia menjelaskan, tingkat kerusakan bangunan gereja diperkirakan mencapai 80 persen.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Sementara itu, menurutnya plafon gereja yang baru selesai dikerjakan sekitar empat bulan lalu turut rusak akibat terjangan angin kencang semalam.
Pdt. Selvy menyayangkan kejadian itu dan berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk membantu perbaikan gereja, khususnya pada bagian atap, agar jemaat dapat kembali melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman.
Baca Juga:Meski demikian, ia menegaskan bahwa jemaat tetap akan melaksanakan ibadah Minggu seperti biasa apabila perbaikan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.
"Jemaat memang sedih melihat kondisi gereja, tetapi kami percaya Tuhan memiliki rencana terbaik di balik musibah ini," tandasnya.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta
Aniaya Pasangan Berujung Laporan Pidana, Polisi Selesaikan Secara Damai
Diterjang Angin Puting Beliung, Bocah di Kupang Terhempas Bersama Puing-puing Rumah
Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang
Janin Ditemukan Warga Dalam Sungai
Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya
Komentar