Pelayaran Wisata Labuan Bajo Diusulkan Dilakukan Parsial
digtara.com -Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) menanggapi kebijakan penghentian sementara pelayaran wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akibat cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga:
Ia menyampaikan hal itu pada Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, penutupan total pelayaran wisata berdampak signifikan terhadap aktivitas pariwisata dan perekonomian masyarakat Labuan Bajo.
Baca Juga:Kondisi tersebut juga memunculkan persoalan baru terkait pembatalan perjalanan wisata.
ASITA mencatat, Pelabuhan Marina Labuan Bajo dalam beberapa hari terakhir tampak sepi tanpa aktivitas wisata akibat kebijakan penghentian pelayaran tersebut.
Oyan meminta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) meninjau ulang kebijakan larangan berlayar, apakah perlu diberlakukan menyeluruh di seluruh wilayah Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo atau hanya pada area yang terdampak cuaca buruk.
"Misalnya, perjalanan ke Pulau Padar dan Pulau Komodo dinilai berbahaya karena cuaca buruk, tetapi izin berlayar masih bisa diberikan ke destinasi yang lebih aman seperti Pulau Rinca," kata Oyan.
Ia menegaskan, usulan tersebut tidak mengabaikan kewenangan KSOP sebagai otoritas pelayaran, melainkan bertujuan agar roda pariwisata Labuan Bajo tidak berhenti total.
Baca Juga:Oyan mengakui penghentian pelayaran merupakan kondisi force majeure yang wajib ditaati karena cuaca ekstrem dan sesuai rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Menurutnya, sebagian operator kapal bersedia mengembalikan dana hingga 100 persen, sementara lainnya menolak refund dengan alasan biaya operasional dan logistik sudah dikeluarkan.
Permasalahan serupa juga terjadi pada tour operator dan perhotelan, yang menawarkan skema pengembalian terbatas atau pengalihan dana untuk perjalanan berikutnya, meski kebijakan tersebut kerap ditolak wisatawan karena berdampak pada ekonomi masyarakat Labuan Bajo.
Baca Juga:
Upah Tidak Jelas, Pekerja THM di Sikka-NTT Minta Perlindungan Polisi
Kurun Waktu Dua Bulan, Satreskrim Polres Lembata Tuntaskan 10 Laporan Kasus Pencurian
Pria di Manggarai Barat Tewas Dianiaya Tiga Keponakannya
Tersangka Penangkap Penyu di Sikka Dilimpahkan Ke Jaksa
Sibuk Cuci Piring, Penjaga Warung di Sikka Disetubuhi dan Diancam Hendak Dibunuh