Selasa, 15 September 2026

Bahu Jalan di Ende Terkikis Banjir

Imanuel Lodja - Rabu, 14 Januari 2026 14:00 WIB
Bahu Jalan di Ende Terkikis Banjir
ist
Pengikisan bahu jalan di Kabupaten Ende akibat banjir dan hujan

digtara.com -Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Salah satunya adalah terkikisnya bahu jalan lintas Trans Utara Welamosa–Maukaro akibat curah hujan tinggi di Kabupaten Ende.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Maumeri, Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (12/1/2026).

Hasil monitoring menunjukkan bahu jalan sepanjang kurang lebih 100 meter mengalami pengikisan akibat derasnya aliran air dari sungai di sekitar lokasi.

Baca Juga:
Polda NTT mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa lokasi jalan yang berdekatan dengan aliran kali menjadikan ruas tersebut sangat rentan mengalami kerusakan saat hujan dengan intensitas tinggi.

"Cuaca masih tidak menentu dan berpotensi hujan lebat. Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk selalu waspada terhadap kemungkinan longsor dan banjir susulan," ujar Kombes Pol. Henry pada Rabu (14/1/2026).

Meski mengalami kerusakan, ruas jalan tersebut masih dapat dilalui sementara oleh kendaraan roda dua, roda empat, roda enam, maupun pejalan kaki dengan memanfaatkan bahu jalan yang tersisa.

Namun, kondisi jalan yang sempit dan licin mengharuskan pengendara untuk melintas dengan kecepatan rendah dan penuh kehati-hatian.

Personel Polsek Wewaria telah diterjunkan ke lokasi guna melakukan pengamanan dan pencegahan kecelakaan.

Baca Juga:
Polisi juga memasang garis polisi (police line) sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan.

Kabid Humas Polda NTT juga menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat agar menghindari melintas di ruas jalan rawan longsor saat hujan lebat.

Tidak berhenti atau beraktivitas terlalu lama di sekitar bantaran sungai.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diminta untuk selalu siap melakukan evakuasi mandiri.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
6 Kabupaten/Kota di Sumut Dilanda Banjir, Langkat Paling Terdampak

6 Kabupaten/Kota di Sumut Dilanda Banjir, Langkat Paling Terdampak

Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa

Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa

Kapolri dan Kapolda NTT Bantu Perbaikan Rumah Anggota Polres Ende Korban Gempa

Kapolri dan Kapolda NTT Bantu Perbaikan Rumah Anggota Polres Ende Korban Gempa

Peduli Warga Terdampak Gempa, Ketum Bhayangkari Kunjungi Posko Nioniba-Ende Bawa Ribuan Bantuan

Peduli Warga Terdampak Gempa, Ketum Bhayangkari Kunjungi Posko Nioniba-Ende Bawa Ribuan Bantuan

170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan, 630 Jiwa Terdampak

170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan, 630 Jiwa Terdampak

Kapolri Tinjau Langsung Pengungsian Korban Gempa NTT, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Kapolri Tinjau Langsung Pengungsian Korban Gempa NTT, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Komentar
Berita Terbaru