Bahu Jalan di Ende Terkikis Banjir
digtara.com -Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Maumeri, Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (12/1/2026).
Hasil monitoring menunjukkan bahu jalan sepanjang kurang lebih 100 meter mengalami pengikisan akibat derasnya aliran air dari sungai di sekitar lokasi.
Baca Juga:Polda NTT mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa lokasi jalan yang berdekatan dengan aliran kali menjadikan ruas tersebut sangat rentan mengalami kerusakan saat hujan dengan intensitas tinggi.
"Cuaca masih tidak menentu dan berpotensi hujan lebat. Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk selalu waspada terhadap kemungkinan longsor dan banjir susulan," ujar Kombes Pol. Henry pada Rabu (14/1/2026).
Namun, kondisi jalan yang sempit dan licin mengharuskan pengendara untuk melintas dengan kecepatan rendah dan penuh kehati-hatian.
Personel Polsek Wewaria telah diterjunkan ke lokasi guna melakukan pengamanan dan pencegahan kecelakaan.
Baca Juga:Polisi juga memasang garis polisi (police line) sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan.
Kabid Humas Polda NTT juga menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat agar menghindari melintas di ruas jalan rawan longsor saat hujan lebat.
Tidak berhenti atau beraktivitas terlalu lama di sekitar bantaran sungai.
Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat
Ditinggal Sendiri Dalam Rumah, Balita di Ende Tewas Terjebak Kebakaran Rumah
Dua Anggota Polres Ende Di-PTDH
Kapolda NTT Resmikan Mako Satpolairud Polres Ende
PPIU Diminta Taat Aturan dalam Penanganan Jemaah Umrah Terdampak Eskalasi Timur Tengah